Ratusan Karyawan PT GGB Tes Urin Berkala

Lahat, jurnalsumatra.com – Agar tidak terkontaminasi dengan maraknya peredaran Narkoba, juga mewujudkan Lahat bebas dari barang haram tersebut, pihak PT Golden Great Berneo (GGB) terus melakukan Tes Urien secara berkala.

Tujuan dilakukannya tes urien kepada 400 sampai dengan 500 karyawan itu, selain mendukung Program Pemerintah juga agar mengantisipasi para karyawannya tidak sampai tejeblos kejurang yang dalam.

Untuk itulah, PT Golden Great Berneo (GGB) bekerjasama dengan Satresnarkoba Polres Lahat melaksanakan kegiatan Tes Urien berkala pada seluruh karyawan PT GGB dan Subcond.

“Semua ini kita lakukan, sebagai bentuk bahwa perusahaan kita benar benar mendukung Program Pemerintah untuk hidup sehat dan bebas Narkoba,” kata Kabiv Humas Site Lahat, Syam Adim melalui Staff Dept. Govrel Site Lahat Poppi Sulaiman, Ahad (15/12/2019).

Ia menjelaskan, acara tersebut dipusatkan dilapangan mess dan kantin PT GGB, sejak pukul 13.00 WIB sampai dengan selesai. “Yang jelas, tes urin seperti ini merupakan kegiatan berkala pada perusahaan. Oleh sebab itu, saya beserta semua Manajemen PT GGB sudah berkomitmen agar para karyawan disini dapat bersih dari semua bentuk jenis Narkotika,” tambah Poppi dengan lantang.

Namun, diakui Popi, untuk hasil berapa banyaknya karyawan yang Positif dan Negatif, belum diterima oleh pihaknya. Karena, semua data masih dipegang jajaran Satresnarkoba Polres Lahat.

“Alhamdulillah, sejak mulai acara tes urine sampai dengan selesai dapat berjalan lancar dan tidak ada kendala. Anggota Polres Lahat pun sangat kooperatif membantu pada pelaksanaan, dilapangan,” imbuhnya lagi.

Sudah lama keinginan dari PT GGB, diungkapkan Popi, pihaknya sangat berharap dan mendukung sekali Kabupaten Lahat bersih dari Narkoba. Sehingga masyarakat Lahat bisa hidup sehat.

“Semoga melalui dari internal perusahaan untuk menggalang program Pemerintah Lahat bebas Narkoba. Ini merupakan langkah nyata kami dalam membasmi peredaran tersebut, dan tes urien yang kami lakukan ini dapat diikuti oleh perusahaan lain,” pungkas Popi. (Din)