Ribuan Pohon Gayam Ditanam Di Rawa Pening

    Ambarawa, Jateng, jurnalsumatra.com – Djarum Foundation memberikan bantuan berupa 1.000 pohon gayam dan (Inocarpus Fagifer) pohon trembesi untuk ditanam di areal Danau Rawa Pening, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah.
“Pohon gayam yang termasuk dalam famili ‘Fabaceae’, merupakan jenis tanaman konservasi air,” kata Vice President Director Djarum Foundation FX Supanji di Ambarawa, Kabupaten Semarang, Jateng, Kamis.
Pada Rabu (9/5) melalui program “Djarum Trees for Life” (DFTL), FX Supanji bersama Wakil Bupati Semarang, Ngesti Nugraha, Danrem 073/Makutarama Kolonel (Inf) Joni Pardede, dan tiga anggota grup musik RAN, yakni Rayi Putra Rahardjo (Rayi), Astono Handoko (Asta) dan Anindyo Baskoro (Nino) mengikuti kegiatan penuntasan penanaman trembesi di kawasan Yogyakarta, Solo dan Semarang (Joglosemar) sepanjang 261 km, yang dipusatkan di Ambarawa.
Menurut Supanji, penanaman pohon gayam itu akan dilakukan secara bertahap oleh 35 komunitas pegiat lingkungan di Rawa Pening.
Sebagai jenis tanaman konservasi air, kata dia, gayam tidak hanya mampu menyuburkan tanah.
“Dengan budi daya vegetasi pohon gayam diharapkan mampu menjaga ketersediaan dan keberadaan air dalam jangka panjang,’ katanya.
Ia menjelaskan, selain penghijauan di jalur tepi infrastruktur jalan, DFTL juga ikut memberikan perhatian terhadap upaya pelestarian ekosistem alam yang berada di wilayah program tersebut.
Di Ambarawa, upaya pelestarian ini dilakukan di sekitar Danau Rawa Pening, yang merupakan salah satu danau alam dengan luas mencapai 2.670 hektare.

     Upaya pelestarian ini, katanya, menjadi penting mengingat Danau Rawa Pening merupakan satu dari 15 danau yang masuk ke dalam prioritas pemulihan kerusakan danau di Indonesia.
Hal itu  berdasarkan Kesepakatan Bali Tahun 2009 tentang Pengelolaan Danau Berkelanjutan.
Untuk pelestarian di area Danau Rawa Pening tersebut, Djarum Foundation berkoordinasi dengan komunitas pegiat lingkungan dan pemerintah setempat mengenai bentuk penghijauan yang sesuai dengan ekosistem alamiah danau tersebut.
Salah satu hal yang mendesak adalah perlunya mengembalikan dan meningkatkan tanaman konservasi air yang mampu menyimpan dan mendekatkan air ke permukaan tanah.
Sementara itu, pada kegiatan penuntasan penanaman trembesi di kawasan Joglosemar yang dipusatkan di Ambarawa juga hadir juga para perangkat desa yang berasal dari 19 Kecamatan di Kabupaten Semarang.
Djarum Foundation memberikan bantuan 1.900 bibit pohon kepada perwakilan dari 19 kecamatan tersebut, yang terdiri atas 950 bibit pohon trembesi, 475 bibit pohon durian, dan 475 bibit pohon alpukat.
Selain itu, juga diberikan bantuan alat tanam, yakni sebanyak 190 buah cangkul dan sekop.
Wakil Bupati Semarang Ngesti Nugraha mengharapkan camat dan perangkat desa dapat menggerakkan seluruh warga untuk ikut serta melakukan penghijauan secara mandiri di lingkungannya masing-masing.(anjas)

Leave a Reply