Robot Ditaman Permata Tak Bisa Bergerak Lagi

Muba, jurnalsumatra.com – Taman Permata dijalan Kolonel Wahid Udin kota Sekayu, Musi Banyuasin (Muba) yang duluhnya digadang-gadangkan, karena dilengkapi berbagai Icon Negara terkenal, saat ini kondisinya tak semenarik duluh lagi. Bukan hanya warna catnya saja yang memudar, namun fasilitas taman yang dibangun menggunakan dana APBD Muba bernilai Miliyaran rupiah itu juga banyak yang tidak lagi berfungsi.

Misalnya, Tugu Monumen Nasional (Monas) dan Kincir Angin, lampu hias yang sebelumnya kerlap-kerlip kini tidak lagi menyalah bahkan patung robot Transformer yang sebelumnya bisa menggerakan badan sekarang terkena struk alias tidak bisa bergerak. 

“Sepi pak sekarang, tidak seperti duluh lagi, apalagi malam hari nyaris tidak ada pengunjung sama sekali, karena suasana taman agak gelap hanya diterangi lampu tembak,” Ungkap beberapa ABG yang sedang nongkrong didepan Taman. 

Sedangkan, Candra Wijaya selaku toko pemuda di Bumi Sersan Sekate, berpendapat, pemerintah Muba khususnya dinas terkait agar meningkatkan fasilitas yang pada taman, baik yang rusak maupun yang belum rusak, agar minat pengunjung jadi meningkat. 

Karena menurut dia ketika pengunjung meningkat, bisa menghasikan uang yang nantinya dapat menambah PAD Muba. “Jangan sampai uang milyaran rupiah telah dihabiskan untuk membangun taman, tetapi tidak bisa dinikmati secara optimal, “Imbaunya.

Sementara kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Musi Banyuasin Andi Wijaya SH, Mhum melalui kepala bidang Pertamanan Indra membenarkan kalau beberapa fasilitas ditaman Permata banyak yang tidak berfungsi. “Banyak yang rusak, misalnya pompa kincir angin dan Monas itu harus diganti, namun anggarannya tidak ada.

Lampu-lampu banyak yang hilang termasuk kabel habis dicabut anak-anak. Kalau malam memang sepi pengunjung, karena lampunya hanya lampu tembak.” Jelas Indra. (Rafik elyas)