RSUD Jayapura Studi Banding Terkait Akreditasi

Jayapura, jurnalsumatra.com – Pelaksana Tugas Direktur RSUD Jayapura, drg. Aloysius Giyai memimpin para ketua kelompok kerja dan kepala ruangan di rumah sakit itu melakukan studi banding di RSUD Abepura, Selasa.

  Kegiatan ini dilakukan dalam rangka untuk belajar tentang tata kelola dan sarana prasarana dari RSUD Abepura yang sudah dua kali lulus verifikasi akreditasi bintang lima paripurna.

  “Kami belajar di RSUD Abepura karena selama ini rumah sakit ini adalah yang terbaik di Provinsi Papua. Studi banding ini kami lakukan dalam rangka RSUD Jayapura mengikuti akreditasi final SNARS edisi 1 tanggal 16 hingga 20 Desember 2019. Kami datang di sini, kami ingin diajar, dibimbing baik telusur atau verifikasi. Bukan karena saya mantan direktur RSUD Abepura maka kami belajar di sini. Tapi fakta menunjukkan RSUD Abe paling baik, paling kompak dan mantap. Untuk apa kita buang biaya studi keluar Papua jauh-jauh kalau di sini bisa jadi tempat kami belajar,” jelas Aloysius.

  Menurut Aloysius, pada 2018 ketika ia sempat memimpin RSUD sebagai Plt. Direktur RSUD Jayapura, ia pernah bekerja keras mengejar akreditasi tapi hanya sampai lulus di tingkat media. Karena itu, sejak Juli 2019 ketika ia dipercayakan Gubernur Lukas Enembe kembali menjadi Plt. Direktur, ia menggenjot kembali akreditasi RSUD Jayapura.

  “Kita baru selesai 4 hari lalu, simulasi untuk akreditasi final tapi saya akui kami masih harus belajar dari RSUD Abepura. Tanggal 16 Desember 2019 sesuai kalender hari libur tapi saya sudah sampaikan ke karyawan kita ingin kerja demi sukseskan akreditasi dan persembahkan sebagai hadiah Natal,” terang mantan Direktur RSUD Abepura ini.

  Sementara itu, Direktur RSUD Abepura dr. Nico Barends mengapresiasi kehadiran pimpinan dan manajemen RSUD Jayapura yang rendah hati datang melakukan studi banding di rumah sakit yang dipimpinnya.

  Ia mengaku merasa terkejut karena dikunjungi oleh tim dari RSUD Jayapura. Menurutnya, nilai utama kesuksesan RSUD Abepura dalam akreditasi ialah semangat dan kekompakan seluruh pegawai dan karyawan baik dalam pelayanan maupun dalam menghadapi akreditasi.

  “Kita selalu jadikan semua SPO pelayanan di semua unit jadi budaya. Memang masih banyak kekurangan dari kami tapi setidak-tidaknya semangat dan kekompakan itu jadi poin utama,” jelas dr. Nico.

  Kegiatan ini dihadiri Direktur RSUD Abepura dr. Nicodemus Barends, M.Kes, direksi RSUD Abepura, Sekretaris Tim Akreditasi RSUD Abepura dr. Helena Pakiding, M.Kes para kepala ruangan dan tim akreditasi rumah sakit setempat. Turut serta bersama rombongan RSUD Abepura, Tim Asistensi Akreditasi RSUD Jayapura.(anjas)