RSUD Tulus Ayu Launching Unit Hemodialisa

OKUTimur, jurnalsumatra.com – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Desa Tulus Ayu Kecamatan Belitang 1 pada hari Senin (14/10/2019) meresmikan serta Melauching kan Unit Hemodialisa atau Cuci Darah.

Dengan adanya Unit Hemodialisa atau cuci darah di harapkan masyarakat khususnya masyarakat Kabupaten OKU Timur tidak bersusah-payah lagi untuk berobat dan melakukan pencucian darah keluar daerah, Harap Bupati OKU Timur.

Bupati HM. Kholid Mawardi S. Sos. Msi Juga menambahkan dalam paparanya, Pembangunan Unit Hemodialisa didasari dari sebuah data. Saat dilantik menjadi kepala daerah, saya mendapat laporan  dari beberapa rumah sakit, jika pasien cuci darah di Sumatera Selatan sebagian besar adalah warga OKU Timur.

Lanjut Bupati, berdasarkan data itu, pemerintah daerah melalui RSUD OKU Timur terus melakuan upaya agar Unit Hemodialisa bisa dibangun dengan cara mempersiapkan sumber daya manusia dan peralataan pendukung.

“Alhamdulillah sejak digagas pada tahun 2017 yang lalu, sekarang unit Hemodialisa di RSUD OKU Timur sudah mulai dioperasikan. Pasien cuci darah tidak perlu keluar daerah untuk berobat,” ujarnya.

Ditambahkan Bupati, dengan adanya unit hemodiliasa ini, paling tidak bisa mengurangi beban pasien. Mereka selama ini berobat ke Baturaja dan Palembang untuk cuci darah tentunya membutuhkan biaya lebih banyak, sekarang bisa melakukan cuci darah di daerah sendiri sehingga beban biaya lebih sedikit.

“Untuk peralatan, unit hemodialisa sudah menyiapkan empat mesin cuci darah. Satu mesin bisa dipakai untuk dua orang. maksimal satu hari bisa melayani delapan orang. Tahun depan akan ditambah jika memang dirasa kurang, namun yang paling penting adalah bagaimana cara kita mencegah,” tambahnya.

Menurut Kholid, faktor utama penyebab penyakit ginjal adalah karena konsumsi air yang tidak sehat. Air yang diminum baik itu dari sumur bor maupun sumur gali belum tentu sehat, karena itu perlu dicek kualitas airnya sudah layak untuk dikonsumsi atau tidak.

“Kepada stakeholder terkait, sampaikan kepada masyarakat, walaupun pakai sumur gali maupun bor tolong dicek kualitas airnya. Ini untuk kebaikan bersama karena sehat itu mahal,” tegas Bupati di akhir paparanya.

Sementara itu Direktur Rumah sakit Umum Daerah Tulus Ayu dr. Sugiharto,MSc sangat merasa terbantukan dengan adanya Unit Hemodialisa sehingga bisa membantu masyarakat OKU Timur dalam urusan cuci darah dengan begitu pelayanan di RSUD Tulus Ayu lebih lengkap dan warga OKU Timur tidak perlu lagi keluar daerah untuk berobat dan cuci darah, terangnya. (Iwn)