RSUD Yahukimo Belum Gunakan “DAK” Non Fisik

     Jayapura,jurnalsumatra.com – Rumah Sakit Umum Daerah Yahukimo, Provinsi Papua belum menerima dan menggunakan Dana Alokasi Khusus (DAK) yang dialokasikan oleh Kementerian Kesehatan untuk akreditasi rumah sakit itu.
Kepala Seksi Pelayanan Kesehatan Rujukan Dinkes Papua Darwin Kristian Rumbiak di Jayapura, Jumat, mengemukakan, pemimpin RSUD Yahukimo yakni direktur rumah sakit dan juga Kepala Dinas Kesehatan Yahukimo, di mana mereka belum memahami tentang mekanisme penggunaan anggaran dana alokasi khusus (DAK) non fisik.
“Kami sudah telusuri DAK non fisik ini sudah dicairkan dari kas daerah (kasda) dan sudah diturunkan ke Dinas Kesehatan namun kepala dinas kesehatan belum bisa menurunkan dana itu ke rumah sakit karena direktur rumah sakit belum memberikan proses perencanaan ke Dinas Kesehatan,” kata Darwin.

Perencanaan dimaksud minimal Direktur RSUD Yahukimo harus membuat struktur daripada panitia persiapan akreditasi rumah sakit.
“Panitia akreditasi itu terdiri dari empat kelompok kerja (pokja), siapa yang ketua akreditasinya, wakil ketua, sekretaris, bendahara dan juga pokja,” ujarnya.
Menurut Darwin, ada empat pokja yang harus dibentuk sesuai dengan struktur organisasinya. Jika itu sudah disusun maka Direktur RSUD Yahukimo segera mengajukannya ke Dinas Kesehatan, maka dengan sendirinya dana DAK non fisik itu akan diturunkan ke rumah sakit.
Ia menambahkan, pihaknya mengimbau kepada Kepala Dinkes Yahukimo agar tidak menahan DAK non fisik, dana itu harus ditrunkan secara gelodongan karena sesuai dengan mekanisme pencairan dana itu tidak diturunkan secara bertahap.
“Dan rumah sakit harus mengefisienkan dana itu sampai habis,” tambah Darwin.(anjas)

Leave a Reply