Saber Pungli Denpasar Koordinasi Tegakkan Aturan

    Denpasar, jurnalsumatra.com – Satuan Tugas Sapu Bersih Pungutan Liar (Saber Pungli) Kota Denpasar, Bali, terus melakukan koordinasi dengan jajarannya dalam upaya menegakkan aturan tersebut kepada lembaga maupun warga masyarakat.
Wakil Kepala Kepolisian Resor Kota Denpasar, AKBP Nyoman Artana di Denpasar, Selasa, mengatakan pembahasan rapat bersama jajarannya untuk berkoordinasi untuk pembahasan dan masukan dari bagian-bagian kelompok kerja Tim Saber Pungli Denpasar.
Ia mengatakan melalui SK Wali Kota Denpasar Tahun 2016 dengan respon cepat melakukan langkah-langkah kegiatan Tim Saber Pungli. Sosialisasi dan pencegahan menjadi agenda penting Tim Saber Pungli Denpasar yang terus melakukan pembahasan rencana aksi.
Dikatakan, berbagai keterlibatan tim dalam Saber Pungli, meliputi Pemkot Denpasar, unsur Polresta Denpasar, Kejaksanaan Negeri Denpasar, Majelis Madya Denpasar, hingga unsur Sabha Upadesa Denpasar melakukan pembahasan kembali terkait rencana aksi tahun 2018.
AKBP Nyoman Artana yang juga selaku Ketua Pelaksana Unit Saber Pungli Denpasar mengatakan selain pembahasan materi pokok program, juga melakukan rangkuman rencana aksi tahun 2018 yang menitikberatkan pada sosialisasi dan pencegahan terhadap kegiatan yang diindikasi mengarah pada pungutan liar.
Ia mengharapkan kepada tim tersebut dapat memenuhi target sesuai dengan rencana yang telah ditetapkan bersama Tim Saber Pungli, yakni melakukan sosialisasi kepada masyarakat.
“Rencana aksi yang dilakukan tetap pada langkah sosialisasi dan pencegahan yang melibatkan seluruh elemen masyarakat, antara lain melalui pertemuan-pertemuan di tingkat banjar, desa dan kelurahan hingga kecamatan yang juga melibatkan tim Saber Pungli untuk melakukan langkah kegiatan tersebut,” ujarnya.

     Lebih lanjut Nyoman Artana mengatakan laporan masyarakat saat ini yang telah ditindaklanjuti serta dapat kembali dibahas dalam sosialisasi dan pencegahan bersama. Disamping itu langkah penindakan dari laporan warga agar tetap mengacu pada aturan yang ada seperti adanya “perarem” atau aturan desa adat, dan aturan-aturan tentang tindakan korupsi.
Begitu juga kegiatan Satbinmas Polresta Denpasar yang melibatkan tokoh-tokoh masyarakat untuk mensosialisasikan langkah-langkah pencegahan dari Saber Pungli. Demikian pula kegiatan-kegiatan sosialisasi dari Pemkot Denpasar seperti dalam pertemuan para guru sekolah, lembaga desa/kelurahan yang dapat membahas hal serupa dan menjadi pemahaman bersama terkait dengan Saber Pungli.
“Tindakan yang dilakukan tidak serta merta mengarah pada memberikan efek jera, namun bagaimana pencegahan awal dapat kita lakukan bersama,” ujarnya.
Sekretaris Inspektorat Denpasar, Nyoman Raka Arwita mengatakan sekretariat unit pencegahan pemberantasan pungli berada di Kantor Inspektorat Denpasar yang juga melibatkan sinergitas program dari organisasi perangkat daerah terkait.
Ia mengatakan terkait dengan pelaksanaan pencegahan dan sosialisasi yang dilaksanakan Pemkot Denpasar dengan melibatkan tim Saber Pungli Denpasar di setiap pertemuan dengan lembaga adat maupun dinas.
Sementara itu, Kasat Pol Polisi Pamong Praja Kota Denpasar, Dewa Gede Sayoga mengatakan pihaknya secara rutin melakukan sosialisasi terkait dengan Peraturan Daerah Kota Denpasar dan juga menyelipkan tentang kegiatan tim Saber Pungli. Seperti melakukan pertemuan dengan tokoh masyarakat dan lembaga adat untuk menyamakan persepsi dan pemahaman dalam hal perda dan Saber Pungli.
“Kami sudah melakukan sosialisasi kepada warga masyarakat mengenai peraturan tersebut, termasuk juga mengenai saber pungli,” katanya.(anjas)

Leave a Reply