Sainz Perbesar Keunggulan Di Dakar Setelah Penaltinya Dicabut

    Buenos Aires, jurnalsumatra.com – Pereli Spanyol Carlos Sainz memperbesar keunggulannya di Reli Dakar menjadi lebih dari satu jam pada Rabu, setelah panitia penyelenggara membatalkan penalti sepuluh menit yang dijatuhkan kepadanya di awal pekan karena insiden dengan quadbike.
Juara dunia reli sebanyak dua kali itu, dan ayah dari pebalap Formula 1 dengan nama yang sama, finis di peringkat ketiga untuk Peugeot pada tahapan ke-11 sepanjang281 kilometer dari Belen ke padang pasir Fiambala dan Chilecito di Argentina.
Hal itu membuat Sainz unttuk satu jam 45 detik atas rekan setimnya yang berasal dari Prancis sekaligus juara 13 kali Stephane Peterhansel, yang finis di urutan keempat di tahapan yang dimenangi pereli Toyota asal Belanda Bernhard ten Brinke, dengan tiga hari lagi waktu pelaksanaan.
Juara Dakar dua kali asal Qatar Nasser Al Attiyah berada di urutan ketiga untuk Toyota, tertinggal satu jam 24 menit.
Sainz memulai hari dengan keunggulan 50 menit namun, meski empat besar finis dengan masing-masing berjarak 15 detik, ia mendapatkan sepuluh detik tambahan berkat kebijakan para “steward.”
“Carlos sekarang unggul dengan nyaman dan Stephane membayangi dia di posisi kedua. Namun masih panjang jalan yang harus dilalui sampai finis dan kami harus mendapatkan Cordoba tanpa drama, yang tidak pernah diberikan,” kata ketua Peugeot Sport Bruno Famin.

Pereli Belanda Kees Koolen mengklaim pada Senin bahwa Sainz menubruk mesinnya pada tahapan sebelumnya dan gagal untuk berhenti, sehingga para “steward” menjatuhkan hukuman kepada pereli Spanyol itu.
Sainz membantah adanya kontak dan Peugeot mendukung dirinya.
“Kami mengapresiasi para steward yang meninjau kembali dan memeriksa kembali semua dokumen dan bukti lain yang mereka miliki,” kata Famin dalam pernyataan Peugeot.
“Kami memberikan data yang cukup kepada mereka, terkait dengan kecepatan dan pergerakan mobil. Mereka dapat membandingkannya untuk memeriksa dan memastikan bahwa Carlos memiliki sudut pandang yant tepat — yang tidak pernah kami ragukan.”
Pada kategori sepeda motor, pereli Spanyol Joan Barreda harus mengundurkan diri setelah memerlukan bantuan medis dekat Fiambala.
Toby Price asal Australia, juara 2016, memenangi tahapan ini ketika pereli Austria Matthias Walkner yang mengendarai KTM tampil berhati-hati dan tetap unggul 32 menit atas pereli Honda asal Argentina.
Tahapan ke-12 yang berlangsung pada Kamis dilakukan dari Fiambala ke San Juan dengan trek sepanjang 375 kilometer, dan trek penghubung sepanjang 348 kilometer. Reli akan berakhir di Cordoba pada Sabtu.(anjas)

Leave a Reply