Samsat Palembang II Maksimalkan Pelayanan Wajib Pajak

    Palembang,jurnalsumatra.com –  Sistem Administrasi Satu Atap (Samsat) Palembang II terus memaksimalkan pelayanan bagi wajib pajak yang membayar pajak kendaraan bermotor di daerah itu.
Layanan cepat itu sudah ditetapkan dalam standar layanan prosedur dengan misi mewujudkan layanan Samsat cepat 2018, kata Kepala UPT Bapenda Palembang II Jakabaring Herryandi Sinulingga Ap saat menerima kunjungan Kasubdit Resident Ditlantas Polda Sumsel AKBP Donni Eka Syah Putra SIK di Palembang, Rabu.
Dia mengatakan, layanan terus dimaksimalkan demi kepuasan masyarakat Sumatera Selatan khususnya dalam pembayaran pajak kendaraan bermotor, pengurusan administrasi kendaraan bermotor dan pembayaran Iuran wajib sumbangan Dana Kecelakaan Lalu Lintas Jalan (SWDKLLJ) di Kantor Bersama Palembang II.
Apalagi pihaknya berkomitmen bersama instansi terkait lainnya dimana pada 2018 memiliki visi dan misi dan motto pelayanan Samsat Palembang II, yakni “Cepat” atau (clean, efektif, profesional, akuntabel dan transparan)
Dia mengatakan, untuk waktu pembayaran pajak kendaraan bermotor, iuran sumbangan wajib dana kecelakaan  lalulintas jalan dan pengesahan STNK, jika berkas lengkap waktu pelayanan  hanya tiga menit.
Begitu juga untuk memblokir kendaraan bermotor yang telah dijual dan dilaporkan di Kantor Samsat Palembang II dengan membawa bukti salinan kepemilikan kendaraan menandatangani surat pernyataan blokir di atas materai 6000 serta salinan KTP dan biayanya gratis.

Dia mengatakan, dalam menghindari pemilik kendaraan kena pajak progresif dan kendaraan bekas yang sudah dibeli pihak lainnya untuk dapat di bea balik nama sebagai tertib administrasi kendaraan bermotor agar masyarakat lebih nyaman.
Selain itu pihaknya juga minta pada masyarakat khususnya di wilayah kerja Samsat Palembang II yang ingin membayar pajak kendaraan  bermotor dan lainnya dapat dibayarkan ke kantor Samsat atau gerai layanan di kota Palembang 30 hari kerja sebelum jatuh tempo berdasarkan Surat Ketetapan  Pajak Daerah.
“Jadi pastikan membayar pajak kendaraan anda sebelum jatuh tempo dan bijaklah mengelola keuangan sebab jika telat bayar pajak dikenakan denda sebesar 25 persen ditambah dua persen bunga berjalan setiap bulannya,” kata dia.
Kasubdit Resident Ditlantas Polda Sumsel mengatakan, dalam mewujudkan itu pihaknya terus bersinergi dengan Bapenda Sumsel dan PT Jasa Raharja.
Selain itu upaya peningkatan dan  penyempurnaan pelayanan  Samsat sebagai percontohan sekarang telah ditetapkan Standar Layanan Prosedur dengan visi mewujudkan pelayanan cepat 2018 supaya layanan menjadi terukur seperti cepat, tepat dan transparan, kata dia.
Hal itu juga sebagai salah satu upaya dalam mencegah pungutan liar di layanan publik.(anjas)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

six + 11 =