“Santun” Tawarkan Percepatan Pembangunan

     Ambon, jurnalsumatra.com – Pasangan calon Gubernur dan Wagub Maluku, Said Assagaff – Anderias Rentanubun dengan jargon “SANTUN” menawarkan percepatan pembangunan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat di provinsi itu.
“Pasangan ‘SANTUN’ menawarkan kepada pemilih peningkatan kualitas pendidikan maupun kesehatan serta pengembangan sektor pariwiata untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” kata juru bicara pasagan “SANTUN”, Hairuddin Tuaritta, di Ambon, Kamis.
Penawaran percepatan pembangunan telah disampaikan saat kampanye di daerah pemilihan (Dapil) I yakni Kota Ambon, Dapil III meliputi kabupaten Maluku Tengah dan Dapil IV adalah kabupaten Seram Bagian Barat (SBB).
Pasangan “SANTUN” juga menawarkan program yang sama di Dapil VI meliputi kabupaten Maluku Tenggara, Kota Tual dan kabupaten Kepulauan Aru serta Dapil VII yakni kabupaten Maluku Tenggara Barat (MTB) dan Maluku Barat Daya (MBD).
Hairuddin mengemukakan, animo masyarakat mengikuti penyampaikan visi dan misi pasangan “SANTUN” relatif tinggi karena Said  telah teruji memimpin Maluku empat tahun dan Anderias merupakan Bupati Maluku Tenggara dua periode.

Pasangan “SANTUN” berusaha meyakinkan pemilih di Dapil yang jumlah suara besar seperti Kota Ambon,kabupaten Maluku Tengah dan kabupaten SBB dengan tidak mengabaikan Kota Tual dan tujuh kabupaten lain,” ujarnya.
“Optimistis memenangkan Pilkada Maluku pada 27 Juni 2018 juga berlandaskan hasil survei dengan dukungan solidaritas partai politik (Parpol) pengusung maupun tim relawan,” tandasnya.
Catatan Antara, pasangan petahana Gubernur, Said Assagaff dan Bupati Maluku Tenggara, Anderias Rentanubun(SANTUN) dengan nomor urut 1 diusung Partai Golkar, Partai Demokrat dan PKS masing – masing memiliki enam keterwakilan di DPRD Maluku.
Pasangan mantan Komandan Korps Brimob, Irjen Pol. Murad Ismael – Bupati Maluku Barat Daya (MBD), Barnabas Orno dengan jargon “BAILEO” yang berdasarkan undian menempati nomor urut 2 diusung Partai Gerindra, Partai Nasdem,Partai Hanura, PKB, PKP, PPP dan PAN dengan keterwakilan 27 dari 45 legislator Maluku.
Sedangkan, pasangan calon Gubernur dan Wagub Maluku melalui jalur perseorangan, mantan Inspektur IV pada Jaksa Agung Muda Bidang Pengawasan Kejagung, Herman Koedoeboen – mantan Bupati Seram Bagian Timur (SBT), Abdullah Vanath dengan jargon “HEBAT” berada di nomor urut 3.(anjas)

Leave a Reply