Satgas Pangan Dioptimalkan Jelang Idul Fitri

    Manado, jurnalsumatra.com – Wakil Gubernur Sulawesi Utara (Sulut) Steven Kandouw mengatakan Satuan Tugas (Satgas) Pangan Daerah dioptimalkan untuk menjamin bahan pokok menjelang Idul Fitri.
“Satgas ini nantinya memiliki peran mengawasi harga, ketersediaan pasokan kebutuhan bahan pokok hingga penegakan hukum,” kata Wagub di Manado, Kamis.
Ada beberapa hal yang berpotensi terjadi berkaitan dengan bahan pokok menjelang hari raya lebaran seperti kenaikan harga beberapa komoditas yang memberi kontribusi terhadap inflasi, serta pelaku usaha melakukan penimbunan.
“Kami berharap pelaku usaha ataupun distributor tidak melakukan penimbuhan bahan pokok agar tidak memicu kenaikan harga, bila kedapatan akan ada sanksinya,” ajaknya.
Dia menambahkan, sebagaimana amanat Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2012 tentang Pangan, kebijakan ketahanan pangan secara nasional maupun daerah dibutuhkan peran dewan ketahanan pangan provinsi dan kabupaten/kota untuk membantu gubernur dan bupati/wali kota.

    Menurut Wagub, hal yang harus diperhatikan dan dilakukan agar harga bahan pokok bisa terkendali antara lain, diperlukan informasi data stok, pasokan dan harga pangan untuk dinformasikan ke publik serta koordinasi instansi terkait dengan pelaku usaha.
Dari sisi ketersediaan pangan, kata dia, pemerintah provinsi melalui Dinas Pangan Daerah (DPD) terus berkoordinasi dengan dinas pangan kabupaten dan kota.
Koordinasi ini, lanjut dia, dalam rangka memastikan ketersediaan, pasokan, harga dan kualitas pangan selama melaksanakan ibadah puasa lebaran.
“Ada tiga hal pokok yang harus diperhatikan dan dijamin yaitu ketersediaan, harga dan kwalitas pangan itu sendiri,” ujarnya.
Ketiga hal tersebut, lanjut Wagub berkaitan langsung dengan masyarakat konsumen.(anjas)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

6 + 9 =