Satnarkoba-TNI Bersitegang Karena Salah Paham

     Sungailiat, Babel, jurnalsumatra.com – Kepolisian Resor Bangka, Polda Bangka Belitung meringkus pelaku penyalahgunaan narkotika di daerah ini, dan sempat bersitegang dengan anggota Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat karena salah paham di lapangan.
“Para pelaku ini semuanya warga Sungailiat, kasusnya masih dalam proses pemeriksaan dan pengembangan lebih lanjut,” kata Kapolres Bangka AKBP Budi Ariyanto diwakili Kabag Ops Polres Bangka Kompol S Sophian, di Sungailiat, Rabu.
Dia membenarkan sempat terjadi kesalahpahaman antara anggota Satnarkoba Polres Bangka dengan Anggota TNI Angkatan Darat yang bertugas di perusahaan tempat tiga pelaku penyalahgunaan narkotika, saat hendak diamankan ketika pengembangan.
Menurut dia, pengembangan dan penangkapan kepada tiga oknum karyawan perusahaan berawal setelah anggota Satnarkoba Polres Bangka mengamankan satu pelaku pada malam sebelumnya.

“Penangkapan terhadap pelaku narkoba inisial Mm dengan barang bukti sebanyak 2 paket, kemudian muncul oknum karyawan perusahaan inisial Ek, Rk dan Ar ini,” katanya pula.
Permasalahan yang sempat terjadi di lapangan sudah selesai, dan oknum karyawan yang dimaksud sudah dibawa ke Mapolres Bangka guna proses lebih lanjut.
“Dalam hal ini rekan-rekan kita dari satuan samping itu memang ada kegiatan melakukan pengamanan aset. Tapi dari yang saya lihat, tidak ada lagi masalah hanya salah paham saja,” katanya lagi.
Sementara, Danramil Sungailiat, Kapten Infantri, Rafdinal, mengatakan sudah mengklarifikasi kesalahpahaman yang terjadi di lapangan antara Anggota TNI AD dan Anggota Satnarkoba Polres Bangka.
“Tadi itu saya persiapan berangkat ke Stadion lalu ada telepon, ‘Pak Rafdinal tolong ke sini ada anggota yang mau ditangkap polisi karena narkoba,” ternyata hanya salah paham saja,” katanya.
Menurut dia, sampai di lokasi anggota yang bertugas menjelaskan ketika lagi duduk, tiba-tiba ada polisi datang langsung main tarik keluar begitu juga oknum perusahaan.
“Intinya hanya kesalahpahaman, hanya menanyakan soal prosedur penangkapan saja, sudah selesai semuanya,” katanya pula.(anjas)

Leave a Reply