Sebelum Terjun Radiman Tinggalkan Sepucuk Surat

Lahat, Sumsel, jurnalsumatra.com – Diduga tak kuat menahan beban dan persoalan yang membelit keluarganya membuat lelaki paruh baya ini, nekat terjun dari Jembatan Benteng, Kecamatan Lahat Selatan.

Peritiwa yang cukup menghebohkan warga Desa seberang itu, terjadi sekitar pukul 13.15 WIB pada Minggu (13/5/2018), kemarin. Belakangan diketahui, korban Radiman (64) warga Talang Jawa Selatan ini nekad mengakhiri hidupnya dengan cara terjun dari atas Jembatan Benten tersebut, disnyalir persoalan keluarga yang membelit dirinya.

Beruntung, ketika korban hendak terjun kebawah ternyata diketahui warga sekitar lokasi kejadian (TKP). Sehingga, wargapun langsung bergegas menyelamatkan korban, yang mana dalam aksinya itu, korban yang ingin mengakhiri hidupnya itu gagal untuk bunuh diri.

“Entah apa masalahnya. Tadi ado bapak bapak yang berdiri di jembatan Benteng, tapi idak tau bapak itu langsung terjun,”kata Indra (44) salah satu warga ditemui dilokasi kejadian, Minggu (13/5/2018), kemarin.

Diketahui, aksi nekad Radiman yang ingin mengakhiri cara hidupnya yang tragis itu, telah membuat Sepucuk Surat yang isinya adalah Mamak dan Lala. Selamat tinggal, inilah keinginan Ratno dan Tole. Pintaklah tolong dengan saudarimu, karena Ratno dan Tole, niat membunuh kita bertiga.

“Jadi, saya pesan Mak, urusi anak anak kita. Kepada tetangga segera kuburlah mayatku, karena tidak ada saudara. Biarku tetap mendampingi Mamak dan Lala, walau tak nampak lagi. Kepada yang menyelamatkanku, terima kasih. Alamatku depan Panti Putra, Gang Melati,” tulisan dalam surat korban.

Tak lama berselang, korbanpun langsung diselamatkan. Lalu, anggota Polres Lahat dibantu oleh BPBD Kabupaten Lahat akhirnya dapat mengangkat tubuh korban ke permukaan, korbanpun segera dibawa ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Lahat untuk menjalani perawatan.

Kapolres Lahat, AKBP Roby Karya Adi SIK melalui PAUR Humas Polres Lahat, Ipda Sabar dikonfirmasi persoalan tersebut membenarkan. Menurut Sabar, aksi percobaan bunuh diri yang dilakukan oleh Radiman itu, belum diketahui secara pasti penyebabnya. Akan tetapi, korban sudah membuat sepucuk surat untuk keluarganya.

“Dugaan kita sementara ini, korban depresi ditumbur masalah keluarga yang membelitnya. Sehingga, korban nekad ingin mengakhiri hidupnya dengan cara terjun dari atas Jembatan Benteng Lahat. Saat ini masih menjalankan pemeriksaan itensif di RSUD Lahat, sepucuk surat korban sudah kita amankan untuk pendalaman kasus tersebut,” terang Sabar Minggu (13/5/2018), kemarin. (Din)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

sixteen + 13 =