Sejumlah Elemen Deklarasikan Pemilu Bebas Konflik

        Jakarta, jurnalsumatra.com – Sejumlah elemen seperti penyelenggara pemilu, kalangan pers serta akademisi mendeklarasikan pemilu bebas konflik melalui penandatanganan Piagam Thamrin 14 yang berisi komitmen terhadap pemilu bebas konflik, di Jakarta, Senin.
Menurut Direktur Eksekutif Rumah Bebas Konflik (Rubik) Abdul Ghofur, selaku penggagas acara, kegiatan penandatanganan Piagam Thamrin 14 dilandasi fakta kondisi pemilu di Tanah Air yang kian memprihatinkan.
“Pemilu kita hari ini berada pada titik memprihatinkan. Maraknya konflik sampai politik uang yang begitu masif merupakan kegagalan pemilu secara substansial,” kata Abdul Ghofur di Jakarta, Senin.
Dia mengatakan sejatinya pemilu bukan hanya urusan memilih pemimpin, namun juga membangun budaya politik masyarakat. Deklarasi pemilu bebas konflik melalui penandatanganan Piagam Thamrin 14 merupakan salah satu bagian untuk mendorong keberhasilan pemilu di Indonesia secara substansial.

       Piagam Thamrin berisi lima butir pernyataan yakni, Komitmen penyelenggara pemilu, peserta pemilu, pers dan elemen masyarakat untuk pemilu bebas konflik vertikal dan horizontal; Memproteksi setiap warga negara dari segala potensi konflik dan upaya konflik; Mempromosikan Pancasila, keberagaman budaya dan pluralitas sosial politik sebagai upaya mencegah konflik; Meningkatkan partisipasi publik secara proporsional dan intensif dalam mencegah konflik; Melakukan kampanye publik menolak politik uang sebagai kesadaran menghindari politik transaksional.
Dalam deklarasi tersebut hadir Anggota KPU Wahyu Setiawan, Anggota Bawaslu M. afifuddin, Anggota DKPP Ida Budhiati, Ketua Forum Redaksi Suryopratomo, Peneliti senior LIPI Siti Zuhro, Sosiolog senior Thamrin Tamagola dan pimpinan redaksi media elektronik, cetak dan online yang tergabung dalam Forum Pemred.(anjas)

Leave a Reply