Sekber Pembangunan Kawasan Pantai Cocok Di NTT

   Kupang, jurnalsumatra.com – Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Nusa Tenggara Timur Ganef Wurgiyanto mengatakan Sekretariat Bersama (Sekber) dengan pusat pengendali pembangunan kawasan pantai sangat cocok dikembangkan di provinsi kepulauan ini.
“Alasannya, karena NTT memiliki garis pantai yang sangat panjang yakni mencapai 5.700 km,” kata Ganef Wurgiyanto kepada Antara di Kupang, Kamis, terkait kemungkinan dengan pembentukan Sekber tersebut.
Menurut dia, pembangunan wilayah pesisir dan pantai memiliki banyak manfaat, selain memelihara daya dukung lingkungan dan kelestarian sumber daya alam, juga dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat khususnya nelayan, pembudidaya ikan, dan masyarakat kelautan lainnya.
Di samping itu, juga akan menghasilkan produk dan jasa kelautan yang bernilai tambah dan berdaya saing yang tinggi bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat nelayan.
Asdep Lingkungan dan Kebencanaan Kemenko Kemaritiman, Sehat M Panggabean menegaskan, Kabupaten Tanjung Jabung Barat telah dipilih menjadi Sekretariat Bersama dan Pusat kendali pembangunan kawasan pantai Timur Sumatera.

    Pembangunan kawasan Pantai Timur Sumatera adalah contoh pertama di Indonesia guna memanfaatkan potensi sumber daya maritime yang sangat potensial untuk meningkatkan pertumbuhan Pendapat Asli Daerah (PAD).
Menurut Ganef, NTT memiliki garis pantai yang panjang dan potensial untuk dikembangkan di daerah untuk meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD).
“Kami memang belum ada pemberitahuan mengenai pembentukan Sekber dan Pusat Kendali pembangunan kawsan pantai, tetapi untuk NTT sendiri sangat potensial untuk dikembangkan,” katanya.
Bahkan, kata dia, Sekber ini bisa dibangun di semua daerah di NTT yang memiliki potensi kelautan dan perikanan seperti di wilayah kepulauan yang ada.(anjas)

Leave a Reply