SEKDA Buka Workshop Pengendalian Strategis Anti KKN

Palembang – jurnalsumatra.com-Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Sumsel Nasrun Umar menghadiri Finalisasi Penyusunan Pedoman Budaya Integritas di Lingkungan Pemprov Sumsel dan Workshop Pengendalian Strategis Anti Korupsi, Kolusi dan Nepotisme (KKN) di Aula Graha Bina Sarana Dinas Perhubungan Provinsi Sumsel Kamis (26/10). Kegiatan ini digelar selama dua hari dari mulai tanggal 26 sampai 27 Oktober 2017 dan diikuti oleh unsur DPRD Provinsi Sumsel dan juga seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Provinsi Sumsel.

Menurut Nasrun, korupsi merupakan kejahatan yang luar biasa, bahkan sudah menjadi penyakit moral, akhlak dan tradisi yang berkelanjutan. Sehingga pemberantasan korupsi memerlukan pendekatan yang komprehensif melalui pendekatan moral, psikologi dan sosiologi.

Bicara korupsi, harus bicara tentang Reformasi Birokrasi dan ini dimulai dari pimpinan unit kerja sebagai Role Model dalam menumbuh kembangkan Agen Perubahan. “Ciptakan Birokrasi pemerintah yang memiliki integritas, bersih dari perilaku KKN menuju clean government dan good governance,”ujarnya.

Lanjutnya, Pemprov Sumsel telah membentuk Komite Integritas di Lingkungan Pemprov Sumsel dengan surat keputusan Gubernur Sumsel nomor 588/KPTS/ITDAPROV/2017 tanggal 15 September 2017. “Jadi selama dua hari ini kita bersama akan melakukan finalisasi terhadap draft Panduan Komite Integritas Provinsi Sumsel,”sambungnya.

Komite Integritas yang telah disusun nantinya akan dipergunakan sebagai pedoman pembangunan budaya intergritas guna memastikan pembangunan integritas antar kepemimpinan di Provinsi Sumsel. Kemudian membangun budaya integritas yang dapat menjauhkan seluruh elemen pemerintahan dan masyarakat dari Korupsi, Kolusi dan Nepotisme.

Dirinya menghimbau kepada seluruh peserta mari bersama-sama mengikuti kegiatan ini dengan sebaik-baiknya sehingga Panduan Komite Integritas Provinsi Sumsel dapat terselesaikan dengan baik. Bahkan Nasrun meminta agar secara konsisten mengimplementasikan nilai-nilai integritas anti korupsi tersebut. Sehingga nantinya membawa perubahan yang signifikan kearah yang lebih baik, disiplin, jujur dan berintegritas.

“Saya sangat mengapresiasi dan memberikan penghargaan yang tinggi kepada KPK yang telah melaksanakan acara ini. Semoga workshop ini dapat bermanfaat bagi percepatan penanganan pemberantasan korupsi di Indonesia,”tutupnya.

Sementar itu, Tim Pembangunan Budaya Integritas Nasional/KPK, Asep Choirullah mengapresiasi kepada Pemprov Sumsel yang sudah melaksanakan kegiatan Penyusunan Pedoman Budaya Integritas di Lingkungan Pemprov Sumsel dan Workshop Pengendalian Strategis Anti KKN.

“Kami dari KPK mengapresiasi kegiatan yang dilakukan oleh Pemprov Sumsel. Bahwa rangkaian yang dilakukan sebagai tindak lanjut yang sebelumnya telah dilakukan beberapa waktu lalu masih terus dilanjutkan,”katanya.

“Kita berharap bahwa bentuk komitmen pembangunan integritas di Provinsi Sumsel sesuai yang kita inginkan. Mudah-mudahan kegiatan selama dua hari diberikan kelancaran dan kemudahan,”pungkasnya.(rellis/akbar)

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

2 × four =