Sembilan Parpol Di Kulon Progo Lolos Verifikasi

     Kulon Progo, jurnalsumatra.com – Sebanyak sembilan partai politik calon peserta Pemilu 2019 di Kabupaten Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta, telah lolos verifikasi karena memenuhi syarat batas minimum keanggotaan.
“Semua parpol masih berpeluang untuk menjadi peserta Pemilu 2019, mereka masih bisa memperbaiki berkas data keanggotaan. Lolos tidaknya parpol bukan ranah KPU Kulon Progo,” kata Koordinator Divisi Perencanaan dan Informasi, Sumber Daya Manusia, dan Organisasi Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kulon Progo Marwanto di Kulon Progo, Jumat.
Sembilan partai politik (parpol) yang memenuhi syarat, antara lain Perindo, Partai Persatuan Pembangunan, Partai Kebangkitan Bangsa, Golongan Karya, Gerakan Indonesia Raya, Demokrat, Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan, dan Partai Amanat Nasional.
Sebanyak lima parpol yang belum memenuhi batas minimum keanggotaan, dalam berkas keanggotaan parpol, sebagai syarat mengikuti Pemilu 2019, yakni Partai Garuda, Nasional Demokrat, Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Hati Nurani Rakyat Hanura, dan Berkarya.
Ia mengatakan di semua partai ada data keanggotaan yang tidak memenuhi syarat (TMS). Hal ini dikarenakan adanya anggota berstatus Aparatur Sipil Negara (ASN), data ganda, bukti keanggotaan tidak valid.
“Namun dari data yang dikumpulkan parpol, setelah ditotal lalu dikurangi jumlah data TMS, maka ditemukan hasil sembilan parpol memenuhi batas minimal dan lima parpol lainnya di bawah batas minimal,” katanya.
Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kulon Progo  Muh Isnaini mengatakam jadwal penyampaian hasil verifikasi data ganda tahap pertama kepada parpol dilakukan pada 16-17 November 2017.
“Kami mendatangi warga pemilik data tadi satu per satu, menanyakan kepada mereka, sebenarnya suara mereka itu mau diberikan ke parpol yang mana, partai A atau B. Kerahasiaan data mereka akan kami jamin dari parpol,” katanya.
Tahapan berikutnya, parpol diberi waktu memperbaiki data selama 10 hari, mulai 18 November hingga 1 Desember 2017.
“Bagi parpol yang persyaratannya masih kurang lengkap masih kami beri waktu memperbaiki selama 10 hari sehingga setiap parpol masih berpeluang menjadi calon peserta Pemilu 2019,” katanya.(anjas)

Leave a Reply