Semen Padang-Lantamal II Revitalisasi Monumen Perdamaian

    Padang, jurnalsumatra.com  – PT Semen Padang bersama  Pangkalan Utama Angkatan Laut II  Padang merevitalisasi Monumen Merpati Perdamaian di Taman Muaro Lasak Padang.
Peresmian revitalisasi dilakukan langsung oleh Direktur Utama PT Semen Padang Yosviandri dan Danlantamal II Padang Laksamana Pertama Agus Sulaeman di Padang, Minggu dengan penandatanganan prasasti.
Direktur Utama PT Semen Padang Yosviandri mengatakan revitalisasi berarti membangun kembali bagian-bagian yang sudah tidak baik lagi.
“Kami lanjutkan lagi setelah diresmikan beberapa tahun lalu oleh pemerintah. Hal ini juga sebagai bentuk sinergi antara PT Semen Padang dengan pemerintah serta seluruh pemangku kepentingan  yang ada di Sumatera Barat,” katanya.
Ia menyampaikan revitalisasi menjadi sinergi yang baik diantara semua pihak. Banyak fasilitas yang harus dijaga bersama di Sumatera Barat ini. Selain itu, objek vital yang ada di Teluk Bayur juga harus kita jaga dengan baik bersama TNI.
“Jadi ini satu sinergi yang harus dijaga bersama -sama. Anak bangsa harus sama-sama membangunnya secara berkelanjutan. Sebelumnya kami juga telah melakukan kegiatan bersama disini (monumen perdamaian) dengan melakukan kegiatan “Barasiah Basamo” beberapa waktu lalu, ujarnya.
“Karena ini monumen  bersama,  saya  berharap ini juga bisa menjadi sejarah bagi generasi mendatang dan  revitalisasi bersama ini sebagai salah satu bentuk kedekatan kita semua,” katanya.
Pada  2017 Semen Padang juga melakukan revitalisasi dengan penambahan tiang dan rantai disekitar Monumen Merpati Perdamaian. “Tiang yang dibangun sebanyak 68 tiang bersamaan dengan rantai,” katanya.

  Sementara itu Danlantamal II Padang Laksamana Pertama Agus Sulaeman mengatakan dalam rangka memperingati HUT TNI ke-73,  pihaknya sebagai penanggung jawab melakukan beberapa  kegiatan.
Kegiatan tersebut yakni upacara, pameran alutsista dengan tujuan memperkenalkan masyarakat terhadap TNI dan senjata yang digunakan agar menimbulkan rasa sayang sehingga makin erat dengan TNI. Dari erat, maka TNI akan kuat sehingga tidak ada batas,” ujarnya.
Dia menyampaikan TNI tidak bisa berdiri sendiri tanpa ada dukungan dan kesatuan dari rakyat, Polri, dan pemerintah.
Dalam pameran yang berlangsung sejak Jumat (5/10) masyarakat bisa melihat secara langsung peralatan persenjataan dan perlengkapan perseorangan dari TNI.
Pameran juga didukung oleh BMKG, Telkom, Basarnas. Selain itu, juga ada beberapa atraksi, seperti demo bongkar pasang senjata, atraksi paramotor, musik dari TNI/Polri, dan malam prajurit.
Monumen Merpati Perdamaian diresmikan oleh Presiden Joko Widodo pada 12 April 2016. Peresmian monumen ini merupakan bagian dari latihan maritim berbagai negara yang digagas TNI Angkatan Laut yang lebih populer dengan Multilateral Naval Exercise Komodo 2016
Hadir pada kesempatan itu Wali Kota Padang, Mahyeldi Ansharullah, Danrem 032/WBR Brigjen TNI Mirza Agus, Kadep Komunikasi Perusahaan Semen Padang, Oktoweri, Kabiro Keamanan, Rosmawi, dan staf CSR Semen Padang, Masykur Rauf.(anjas)

Leave a Reply