Senam Pagi Muaraenim Minim peserta

Muaraenim, Sumsel, jurnalsumatra.com – Senam Pagi yang merupakan program Gerakan Sehat Masyarakat (GERMAS) yang banyak memakan biaya minim peserta hadir tak lebih dari 15 orang. Diduga diakibatkan kurangnya sosialisasi kepada masyarakat umum.

Kegiatan yang dilaksanakan di lapangan Merdeka Muaraenim pada Sabtu, (4/11/2017) melalui leading sektor Dinas Kesehatan kabupaten Muaraenim terkesan sia-sia dan mubazir. Kegiatan yang sudah terjadwal dalam agenda Humas pemkab Muara Enim dimulai pada pukul 06.00. Wib karena sepinya peserta acara baru dimulai pukul 07.00.Wib

Padahal Kabupaten Muaraenim temasuk dalam 4 kabupaten terpilih menjadi pilihan dalam program Germas tersebut setelah kabupaten Lahat,OKU dan OI di provinsi Sumatera Selatan

Menurut Sekda kabupaten Muara Enim Hasanudin hal seperti ini sangat jarang terjadi di Muaraenim, biasanya bila ada kegiatan seperti ini pesertanya mencapai ribuan.ujar Hasanudin hal itu mengemuka pada sambutannya pada saat membuka acara tersebut

“Ya benar bapak bupati tadi hadir karena acara belum dimulai dan sepi beliau pulang”.terangnya.

Lanjut dia yang penting kita tetap harus menjadikan masyarakat menyadari untuk menjaga kesehatan dari mulai sekarang.tutupnya.

Ketika dikonfirmasi Hj.Aswatun Hasanah selaku panitia dari Provinsi terkait dengan sepinya peserta Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (GERMAS) di Muara Enim mengatakan bahwa pelaksanaan kegiatan ini telah sepenuhnya diserahkan ke dinas kesehatan Kabupaten Muara Enim

“Benar kegiatan ini sudah diserahkan kepada dinas kesehatan kabupaten Muara Enim sepenuhnya” tegas Aswatun. (Cacon)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

4 × five =