Seorang Jamaah Asal Tanjungpinang Hilang Belum Ditemukan

    Batam, jurnalsumatra.com – Seorang jamaah haji asal Kota Tanjungpinang, Kepulauan Riau yang tergabung dalam kelompok terbang (Kloter) 1 Embarkasi Hang Nadim Batam, Ruspian Rusli Jaapar, dikabarkan hilang dan hingga Jumat siang waktu Indonesia, belum ditemukan.
Kepala Sub Bidang Informasi dan Humas Panitia Pelaksana Ibadah Haji Embarkasi Hang Nadim Batam, Syahbudi di Batam, Jumat, mengatakan menerima kabar itu, langsung dari Ketua Kloter 1, Mustafa.
“Beliau ini sebenarnya sakit stroke, untuk bangun dari tidur saja harus dibantu oleh isteri. Tetapi, di saat jamaah pergi melontar jumrah dan istrinya Lafrina sedang tertidur pulas, dia bisa bangun sendiri dan keluar dari tenda,” cerita Mustafa, sebagaimana disampaikan Syahbudi.
Ruspian diperkirakan ke luar dari tenda sekitar Kamis (23/8) pukul 23.00 waktu setempat.
Seluruh petugas Kloter 1 langsung melakukan pencarian dan berkoordinasi dengan PPIH Arab Saudi.
Menurut dia, panitia sudah biasa menangani jamaah yang hilang karena tersesat dan penyebab lainnya, sehingga keluarga di daerah diminta untuk tidak khawatir.

     Petugas Pengamanan dan Perlindungan Jamaah (Linjam) melakukan penyisiran di Mina dan berbagai sudut kota Mekkah, kemudian mengecek ke sejumlah rumah sakit di Mekkah dan sekitarnya dalam mencari jamaah yang hilang.
Ia menegaskan pencarian akan terus dilakukan sampai jamaah ditemukan.
Khusus kasus seperti ini tidak ada batas waktu dan akan terus dicari meski operasional haji berakhir.
“Kami mendoakan mudah-mudahan jamaah tersebut bisa ditemukan oleh petugas maupun jamaah jamaah haji yang lain, selanjutnya mengantarkannya kembali ke hotel,” katanya.
Sementara itu, seorang jamaah haji Kloter 1, Sahar M Tayib, asal Kota Batam terpaksa dirawat di RS Mina Al Weda usai melaksanakan ibadah di Arafah, Mina dan Muzdalifah.
Sebanyak 440 dari 447 orang jamaah haji Kloter 01 BTH tadi malam selesai melaksanakan tawaf ifadah.(anjas)

Leave a Reply