Seorang TKA Tiongkok Di Manokwari Terancam Deportasi

    Manokwari, jurnalsumatra.com – Seorang tenaga kerja asing asal Tiongkok yang dipekerjakan di wilayah Manokwari, Papua Barat, terancam memperoleh sanksi deportasi.
Pengawas Ketenagakerjaan Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Papua Barat Bambang di Manokwari, Rabu, mengatakan, pihaknya telah melaksanakan pemeriksaan secara tuntas terkait kasus ini.
“Yang bersangkutan sudah kami periksa. Kami juga sudah meminta keterangan dari PT Pelindo selaku pihak yang mempekerjakanya,” kata Bambang.
Beberapa waktu lalu, Kantor Imigrasi Manokwari melakukan operasi pengawasan di Pelabuhan Manokwari. Pada pemeriksaan itu, Imigrasi mendapati seorang tenaga kerja asal Tiongkok yang menyalahi ijn menggunakan tenaga asing (IMTA).
Pria yang diketahui bernama Yang Jianying itu dipekerjakan pada proyek pemasangan fixed crain di Pelabuhan Manokwari
“Pelanggaranya sangat jelas, berdasarkan IMTA yang dikeluarkan Kementerian Ketenagakerjaan lokasi kerjanya bukan di Manokwari. Melainkan di Ambon, Bitung dan Makassar,” katanya.

    Bambang mengutarakan, pihaknya sudah menyiapkan dokumen hasil pemeriksaan. Dalam waktu dekat pihaknya akan menyampaikan dokumen tersebut kepada Kemenaker.
“Kami merekomendasikan pencabutan IMTA. Setelah IMTA dicabut deportasi akan dilakukan,” sebutnya.
Ia mengutarakan, saat ini Yang Jianying masih di salah satu hotel Manokwari. Pihaknya tidak memiliki kewenangan untuk melakukan penahanan.
“Kewenangan kami cuma bisa perintahkan keluar dari lokasi kerja. Kami tidak bisa melakukan penahanan,” ujarnya.
Meskipun demikan, pihaknya telah menyita dokumen IMTA milik yang bersangkutan. Kantor Imigrasi pun menyita kartu ijin tinggal terbatas (KITAS) milik tenaga teknik elektronik tersebut.(anjas)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

13 − seven =