Sepakan Voli Dzeko Amankan Kemenangan Roma Atas Inter

    Milan, jurnalsumatra.com – Penyerang AS Roma Edin Dzeko mencetak gol dengan sepakan voli menyusul pergerakan bagus yang dilakukan pemain debutan Justin Kluivert, untuk membawa timnya menang 1-0 di markas Torino pada pertandingan pembukaan Liga Italia mereka pada Minggu.
Inter Milan yang memiliki wajah baru, yang kali ini begitu berambisi untuk meraih gelar dan memainkan empat rekrutan baru di tim intinya ditambah pemain Kroasia yang tampil pada final Piala Dunia Marcelo Brozovic, justru harus menyerah 0-1 di kandang Sassuolo.
Parma, yang kembali ke strata tertinggi hanya tiga tahun setelah dinyatakan bangkrut dan diturunkan ke strata keempat, menyia-nyiakan keunggulan dua gol saat bermain imbang 2-2 dengan tamunya, Udinese.
Gol Dzeko pada menit ke-89 mengingatkan pada gol Marco van Basten untuk Belanda pada final Piala Eropa 1988, dan merupakan buah yang manis bagi kegigihan Roma setelah mereka memiliki tiga peluang yang membentur tiang gawang.
Tuan rumah juga memiliki peluang yang mengenai tiang gawang dan mengemas gol yang tidak disahkan.
Pertandingan kelihatannya akan berakhir imbang sampai pemain pengganti Kluivert, putra mantan penyerang Barcelona dan Belanda Patrick Kluivert, menguasai bola di lapangan tengah, bergerak melewati dua bek Torino dan membuka jalannya di garis tepi lapangan (byline).
Pemain 19 tahun itu mengirim umpan silang menuju area di mana Dzeko menyambar bola dengan sisi dalam kaki kirinya dan melepaskan sepakan voli menuju sudut jauh gawang dari sudut yang terlihat mustahil.
Kluivert baru didatangkan dari Ajax pada musim panas ini.
Aleksandar Kolarov dan Dzeko memiliki peluang yang mengenai tiang gawang pada babak pertama, dan upaya pemain Bosnia itu kembali membentur tiang gawang dari tendangan bebas pada babak kedua.
Gelandang Torino Tomas Rincon juga memiliki peluang yang membentur tiang gawang pada babak pertama melalui tembakannya, dan Iago Falque memiliki gol yang tidak disahkan karena offside menyusul peninjauan ulang VAR tiga menit setelah turun minum.

Gelandang Javier Pastore dan kiper Robin Olsen juga melakukan debutnya untuk Roma, yang merupakan semifinalis Liga Champions tahun lalu.
Pelatih Torino Walter Mazzarri diusir karena memprotes mengenai apa yang ia pikir semestinya menjadi penalti untuk timnya.
Penalti Domenico Berardi pada menit ke-27, setelah rekrutan baru Federico Di Francesco dijatuhkan, memberikan kemenangan bagi Sassuolo atas Inter, yang kembali mendapat kesulitan pada penampilannya di Stadion Mapei.
Inter memberikan kesempatan melakukan debut bagi Lautaro Martinez, Stefan de Vrij, Matteo Politano, dan Kwadwo Asamoah, sedangkan Keita Balde dimasukkan pada babak kedua, namun rekrutan terbesar mereka, gelandang Radja Nainggolan, absen pada pertandingan ini karena cedera otot.
Kiper Sassuolo Andrea Consigli menggagalkan peluang Inter untuk menyamakan kedudukan dengan penyelamatannya terhadap tandukan De Vrij, namun pada sebagian besar jalannya pertandingan tidak banyak yang dapat dilakukan lini serang Inter.
“Kami kalah karena penalti, tidak lebih,” kata pelatih Inter Luciano Spalletti. “Ini bukan masalah gol kami bukan merupakan ancaman konstan atau bahwa tim lain lebih superior.”
Ia juga menyebut-nyebut kondisi lapangan yang kurang bagus, yang rumputnya dipangkas dengan buruk, untuk memudahkan gaya bermain Sassuolo. “Jika Anda memainkan serangan balik, permukaan lapangannya tidak banyak berpengaruh sebanyak ketika Anda memainkan bola dari kaki ke kaki,” ucapnya.
Roberto Inglese, yang dipinjam dari Napoli, dan Antonio Barilla membawa Parma memimpin 2-0 atas Udinese dalam rentang waktu satu jam, namun mereka dihantam balik melalui penalti Rodrigo De Paul dan gol dari Seko Fofana.
Tim promosi Empoli memulai musim dengan kemenangan 2-0 atas tamunya Cagliari dan SPAL menang 1-0 di kandang Bologna, yang memainkan pertandingan pertama mereka di bawah asuhan mantan pelatih AC Milan Filippo Inzaghi.(anjas)

Leave a Reply