Seratus Tokoh Mancing dan Melukis Bersama

YOGYAKARTA, jurnalsumatra.com — Destinasi wisata kuliner yang tengah populer: Kampoeng Mataram Yogyakarta, Sabtu siang (21/4/2018) sangat meriah.

Sebanyak 100 orang tokoh dari beragam lintas kalangan berkumpul untuk ambil bagian dalam event unik bertajuk “Habis Mancing Terbilang Melukis” yang diselenggarakan Kolaborasi Aktivis Budaya Yogyakarta (KOBAR).

Sebanyak 75 orang tokoh terdiri dari penghageng Kraton Yogyakarta, penghageng Puro Pakualaman, pejabat pemerintah, pengusaha, tokoh masyarakat, seniman, budayawan dan wartawan, beradu dalam lomba mancing.

Panitia pun menyiapkan 1 kwintal ikan lele dan 1 kwintal ikan bawal serta 50 kilo ikan patin. Disiapkan pula 15 buah hadiah berupa 15 ekor ayam jago bagi pemenang dari berbagai kriteria.

Sementara itu, sebanyak 25 orang perupa merespon situasi dengan melukis bersama. Panitia tidak secara khusus membuat sesi lelang lukisan. Namun tidak tertutup kemungkinan terjadi transaksi di lokasi acara.

Kegiatan itu digelar untuk menjalin dan mempererat silaturahmi. “Sekaligus memantapkan sinergi di antara stakeholder masyarakat dalam rangka kerja-kerja pemajuan kebudayaan di Daerah Istimewa Yogyakarta,” papar Gita Gilang, ketua panitia.

Pada kesempatan itu, tiga orang perupa kondang Yogyakarta — yang dikenal dengan sebutan Trio Kirik — yakni Samuel Indratma, Yuswantoro Adi dan Bambang Heras, memandu kegiatan itu.

Sebagaimana tradisi kegiatan yang diselenggarakan KOBAR, peserta maupun penonton membawa donasi sembako non mie instan. Sembako yang terkumpul disalurkan kepada masyarakat marjinal.

Acara mancing dan melukis bersama terselenggara atas kerjasama KOBAR dengan pengelola Kampoeng Mataram Badan Usaha Milik Desa “Panggung Lestari” Panggungharjo, Sewon, Bantul, didukung Dinas Kebudayaan DIY, Bank BPD DIY dan Jogja City Mall (JCM). (Affan)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

4 + 4 =