Sering Terjadi Penodongan di Kebun Karet Warga Resah

OKUTimur, jurnalsumatra.com – Akhir-akhir ini Penguna sepeda motor yang melintasi kebun karet di wilayah perbatasan Desa Harapan Makmur dengan Desa Mulya Jaya dan Tulung Harapan Kecamatan Semendawai Timur Kabupaten OKU Timur semakin resah, Pasalnya di wilayah tersebut sudah tiga kali terjadi penodongan Handpone (HP) dan dompet, dengan korban rata-rata berjenis kelamin perempuan.

Yuli (30) seorang guru SD yang hampir setiap hari melintasi jalan tersebut. Saat  pulang sekolah di jalan kebun karet tiba-tiba disuruh berhenti oleh seorang pria paruh baya pengguna sepeda motor warna merah dengan mengacungkan senjata api.

“Alhamdulillah saya berhasil lolos dari penodongan karena saat di hentikan tanpa sadar saya kepencet klakson motor yang membuat pelaku mengurungkan niatnya untuk menodong saya. Karena dia sepertinya ketakutan kalau ada orang lain yang melihat aksinya,” ujarnya, Selasa (11/8/2020).

Menurut Yuli, ciri-ciri pelaku yang akan menodong dirinya sama dengan yang terjadi pada temannya guru PAUD Desa Bawang Tikar Kecamatan Semendawai Timur pelakunya mengunakan sepeda motor berwarna merah dan membawa senpi.

“Kejadian penodongan ini biasanya terjadi pada jam 12.30 WIB hingga 15.00 WIB. Dengan pelaku yang sama yakni mengunakan sepeda motor Vario warna merah dan mengunakan senjata api,”terangnya.

Senada dengan yang di ungkapkan Mardi menurutnya Penodong beraksi perlima belas hari dan itu pelaku melakukan aksinya sendirinya.

” Setelah kejadian kami hanya laporan ke kepala desa setempat  pasalnya jika laporan ke Polsek jarak tempuhnya sangat jauh jadi kami hanya lapor ke kades setempat,”imbuhnya.

Warga setempat sangat mengharapkan pihak keamanan, baik Polsek atau Polres OKU Timur segera bergerak dan menangkap pelaku kejahatan atau begal yang meresahkan warga desa Harapan Makmur dan Desa Mulya Jaya tidak terjadi lagi, Harap salah satu warga yang tidak mau di sebut namanya tersebut. (Iwn).