Simon Sajikan Latihan Tendangan Finalti

     Banda Aceh, jurnalsumatra.com – Simon Pablo Elissetche yang sudah hampir sepekan menangani tim Aceh United Banda Aceh menunjukkan kreasinya dalam menyajikan menu latihan, seperti tendangan finalti, guna membentuk tim yang solid menghadapi liga II Maret 2018.
Pelatih asal Cili ini tidak menoton dengan latihan game (bermain), akan tetapi diselingi menu latihan tendangan finalti kepada semua pemain di lapangan Stadion Harapan Bangsa, Lhong Raya, Banda Aceh, Jumat sore.
Dalam latihan tendangan finalti tersebut, empat kiper Aceh United yaitu Wahyudi, Ruli Desrian, Muhammad Irfan dan Rivaldi silih berganti berdiri di bawah mistar mengantisipasi tendangan yang dilakukan secara bergilir oleh semua pemain.
Latihan tendangan finalti di sore tersebut pun memunculkan suasana menghibur bagi Hendra Budi Gunawan dan kawan kawan. Pemain yang bisa membobol gawang terlihat ceria. Hal sama juga dialami kiper bila gawangnya tidak kebobolan.
Bagi Simon memberikan latihan tendangan finalti tersebut bukan sebagai latihan khusus untuk menghadapi adu finalti dalam kompetisi nanti. “Latihan tendangan finalti ini hanya kreasi saja,” katanya.

Pelatih yang pernah menangani tim yunior Aceh alumni Paraguay dan tim PSSB Bireuen ini menyatakan tidak ada pemain yang ahli dalam tendangan finalti, akan tetapi yang menentukan adalah faktor psikologis dan mental pemain.
Katanya, melalui latihan tendangan finalti ini bermanfaat bagi setiap pemain agar punya rasa tangunggjawab untuk kemenangan tim.
“Sedangkan untuk mengetahui pemain yang memiliki kemampuan dan naluri menciptakan gol, ini bisa dilihat dalam latihan game,” katanya.
Kecuali itu, Simon terus berupaya menggembleng para pemain di sisa waktu bulan ini. Sesuai waktu yang diberikan manajemen klub kepadanya bahwa awal Februari sudah terbentuk tim untuk fokus menghadapi kompeti Liga II.
“Kita berusaha untuk bentuk tim dulu. Nanti kalau sudah terbentuk tim baru kita lakukan try-out (ujicoba).  Direncanakan ujicoba pertama dengan tim lokal,” kata pelatih yang juga pernah menangani FC Assalam dari Timor Leste.
Tim berjuluk laskar Iskandar Muda ini dalam Liga II nanti mengusung target bisa promosi ke Liga I tahun 2019.(anjas)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

nine − three =