Siswa Global Surya Bandarlampung Dilatih Cerdas Spiritual

     Bandarlampung,jurnalsumatra.com – Siswa Global Surya School Bandarlampung diasah kecerdasan spiritual dengan secara rutin melakukan berbagai aktivitas keagamaan dalam pembelajaran berkaitan ibadah, baik di kelas maupun di Masjid Al Surya selama lima hari setiap pekan.
“Siswa melaksanakan Salat Duha di waktu pagi, tadarus, dan dibiasakan melakukan salat wajib berjemaah di Masjid Al Surya yang berada di kompleks sekolah,” kata Humas dan Marketing Global Surya School (GSS) Ir Aldi Adrian Erya, di Bandarlampung, Senin.
Menurutnya, sebagai sekolah yang mengedepankan akhlak mulia dan berkarakter Islami, ada rutinitas yang dilakukan per tingkatan sekolah. Ada juga kegiatan yang dilakukan berbarengan seperti rutin menggelar manasik haji, sebagai wujud pendidikan nilai agama yang diajarkan kepada siswa diajak untuk mengasah kecerdasan spriritual dalam latihan melaksanakan ibadah haji ini.
Seluruh siswa baik PG, TK, SD, SMP, SMA dan SMK ikut bergabung dalam melakukan manasik haji. Selama kegiatan siswa didampingi guru pendamping dan seluruh ustaz yang ada di sekolah ikut terlibat langsung.
“Kegiatan manasik haji ini rutin dilakukan tiap tahun. Diharapkan ke depan anak-anak sejak dini dapat mendidik diri dalam derajat yang sama tidak ada yang membedakan serta menumbuhkan rasa toleransi yang kuat,” ujar Aldi.
Dia juga menyebutkan, siswa GSS sejak tingkatan lower grade sudah fasih memimpin doa, seusai salat berjemaah. “Banyak juga yang berbakat sebagai dai cilik,” katanya pula.

Pada akhir rangkaian manasik haji, ada apresiasi juga diberikan kepada kelas-kelas siswa peserta manasik haji terbaik, sesuai dengan tingkatan kelasnya.
Ia menuturkan pula, membaca Alquran merupakan suatu ibadah dan jembatan menuju pemahaman dan pengamalan serta merupakan kewajiban bagi setiap muslim untuk berusaha mengamalkan segala apa yang diperintahkan dan menjauhi segala apa yang dilarang oleh Allah SWT di dalam kitab-Nya, Alquran.
Siswa SMP Global Surya Bandarlampung, katanya mencontohkan, secara berkesinambungan rutin melaksanakan Tahfizul Quran, sebagai program aplikasi cinta terhadap Alquran itu.
“Untuk bisa mengamalkan apa yang terkandung dalam Alquran, maka siswa dituntut untuk mampu membaca dan mempelajarinya. Bahkan sudah semestinya siswa juga belajar untuk menghafalnya. Kesadaran siswa untuk menghafal Alquran semakin besar, semoga tahfiz baru bermunculan,” ujar Aldi lagi.
Selain melakukan hafalan Alquran juz 30, siswa juga melakukan doa Duha bersama-sama setiap harinya. Aktivitas keagamaan ini,
ditambah juga dengan pelaksanaan kajian-kajian agama bersama ustaz-ustaz sebagai pembimbing dalam pelajaran Agama Islam di Masjid Al Surya, masjid milik sekolah yang berada di Jl. Suttan Djamil No. 1 Gedungmeneng, Bandarlampung.(anjas)

Leave a Reply