Siswa SD Antusias Belajar Aneka Profesi Pertamina

    Palembang, jurnalsumatra.com – Ratusan siswa SD Negeri 230 Tegal Binangun antusias belajar tentang aneka profesi bersama relawan pekerja Pertamina RU III Plaju Palembang, Senin.
“Kegiatan mengajar ini merupakan yang ketiga kalinya dalam tiga tahun terakhir melalui program Pertamina Energi Negeri (PEN),” Ujar General Manager Refinery Unit III Plaju Palembang,  Yosua M. Nababan.
Sekitar 76 Relawan pekerja Pertamina ini turun langsung ke tengah siswa-siswa SD. Di Palembang kegiatan ini serentak dilakukan mengajar di empat Sekolah Dasar yakni SD Negeri 230 Tegal Binangun, SD Negeri 236 Talang Putri, SD Negeri 92 Seberang Ulu II dan SD Negeri 211 Kertapati.
Kegiatan ini melibatkan 1.435 orang pekerja dan Kantor Pusat Pertamina Jakarta, Unit Operasi dan Anak perusahaan dari berbagal tingkat jabatan.
Secara serentak para relawan pekerja Pertamina tersebut mengajar yang tersebar di 17 lokasi, yakni di Aceh. Medan, Dumai, Pekanbaru. Jambi, Prabumulih, Palembang, Jakarta, Balongan (Indramayu). Cllacap, Semarang dan Surabaya.
Selain itu, Balukpapan, Tanjung, Makassar,  dan Jayapura dengan total sekolah yang dijangkau sebanyak 63 SD yang berada di sekitar wilayah Operasi Pertamina.

    “PEN Sendiri merupakan kegiatan sukarela yang diinsiasi secara murni oleh para pekerja muda Pertamina yang tergabung dalam ‘Culture Change Agent’,” ujar Yosua.
Ia  menjelaskan, PEN pada 2018 mengambil tema “Menyatukan Energi Mendukung Literasi sebagai kontribusi langsung kepada masyarakat menjelang Hari Literasi Internasional”.
Lewat cara ini Pertamina dapat mengkampanyekan perusahaan serta membangkitkan semangat kecintaan anak-anak pada negara.
Para pengajar juga menyampaikan tata nilai perusahaan yang bisa diterapkan secara universal sebagai topik pendidikan karakter sepetl kejujuran, berprestasi, percaya diri, berbagi, kreatif dan berpengetahuan, serta tidak lupa tentang energi di Indonesia.
Selain itu,  meningkatkan minat terhadap literasi di empat sekolah tersebut.
Pertamina RU III juga memberikan bantuan  perbaikan perpustakaan senilai 150 juta.
“Kami mempercantik ruang perpustakaannya mulai dari cat hingga pemilihan interior sekaligus penambahan koleksi buku,” kata Yosua.(anjas)

Leave a Reply