Situs Tutari Jadi Salah Satu Destinasi Pon XX

Jayapura, jurnalsumatra.com – Situs Megalitik Tutari yang terletak di Kampung Doyo Lama, Distrik Waibu, Kabupaten Jayapura, Papua, akan menjadi salah satu destinasi wisata saat pelaksanaan PON XX pada 2020.

  “Iya, Situs Tutari juga menjadi bagian dari destinasi wisata pada PON XX,” kata Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Jayapura Dr Joko Sunaryo di Jayapura, Papua, Kamis (21/11).

  Menurut dia, Situs Megalitik Tutari merupakan salah satu ikon pariwisata yang dimiliki oleh warga di Bumi Kenambai Umbai dan telah dimasukkan dalam tujuan wisata di Kabupaten Jayapura.

  “Situs ini adalah aset yang luar biasa yang bisa dijadikan tempat edukasi dan wisata. Dari segi edukas, kita bisa tahu bahwa nenek moyang kita dulu sudah punya peradaban yang luas biasa sekali, ini yang harus ditularkan kepada warga terutama anak didik kita agar mereka mencintai sejarah ini,” katanya.

  Kaitan dengan pariwisata, kata dia, sudah pasti berbicara soal warisan budaya selain keindahan alam lainnya. Misalanya di luar negeri, kebanyakan wisatawan datang berkunjung untuk melihat gedung tua atau hal lainnya.

  Padahal, di Papua, khususnya di Kabupaten Jayapura terdapat keindahan alam dan juga nilai sejarah dan prasejarah yang tak kalah bagusnya, hanya saja butuh sentuhan untuk lebih membuat menarik dan terus dikunjungi oleh para turis.

  “Untuk itu, situs ini harus dijaga dan dipelihara dengan baik. Ini kalau kita kembangkan bisa menjadi sumber pendapatan masyaakat di kampung setempat, terutama anak-anak muda, anak milenial bahwa ini aset bagi mereka yang bisa dikembangkan menjadi salah satu lapangan pekerjaan yang baru, misalnya menjadi pemandu wisata atau guide, ini tinggal dilatih,” katanya.

  Mengenai kontribusi dari Pemerintah Daerah Kabupaten Jayapura, Joko mengatakan masih terkendala soal administrasi karena pengelolanya adalah milik Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Papua.

  “Sebenarnya kami ingin membuat lebih baik lagi di situs ini, tetapi masih terkendala soal administrasi. Tentunya kami akan berkoordinasi soal ini saat PON nanti,” katanya.

  Joko juga mengungkapkan selain, Situs Tutari yang akan menjadi salah satu destinasi wisata pada PON XX, Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Jayapura juga telah menyiapkan lokasi lainnya, seperti wisata pantai Tablanusu, pantai Harleem, Pantai Amai.

  “Juga sejumlah destinasi wisata lainya di Kabupaten Jayapura. Kami juga sedang membuat suatu tempat untuk memamerkan atau menjual hasil karya berupa souvenir, semacama galeri, nanti lokasinya disekitar Hawai, ini sedang kami upayakan,” katanya.

  Menyinggung soal program Rumah Peradaban Situs Megalitik Tutari kepada gerenasi milenial yang digelar oleh Balai Arkeologi Papua pada 20-21 November 2019, Joko menilai hal itu sangat baik dan perlu ditingkatkan lagi.

  “Tentunya program yang digalakkan oleh Balai Arkeologi Papau itu sangat baik, dan perlu didukung agar pelaksanaannya bisa berlanjut terus,” katanya.(anjas)