Sivitas ITERA Berharap Rektor Terpilih Majukan Kampus

      Bandarlampung, jurnalsumatra.com – Segenap sivitas akademika Intitut Teknologi Sumatera (ITERA) berharap rektor terpilih periode 2018-2020 memiliki komitmen dan dedikasi yang tinggi untuk memajukan kampus.
“Proses pemilihan Rektor ITERA periode 2018-2022 hampir memasuki garis finis. Kami butuh pemimpin memajukan kampus,” kata Dosen Farmasi ITERA Nur Adliani di Bandarlampung, Rabu.
Ia mengatakan ITERA merupakan perguruan tinggi negeri baru yang belum genap empat tahun berdiri.
Menurut dia, pada usianya yang masih sangat muda, ITERA butuh pemimpin yang memiliki komitmen dan berdedikasi tinggi dalam melaksanakan pembangunan baik pada bidang infrastruktur maupun sumber daya manusia (SDM) agar ITERA sanggup bersaing dengan perguruan tinggi yang lebih dulu ada di Tanah Air.
“Komitmen dan dedikasi yang tinggi sangat dibutuhkan untuk mengembangkan kampus kita tercinta ini agar lebih maju dan mampu bersaing,” kata  Nur.
Nur menjelaskan, saat ini ITERA berkembang dengan sangat cepat. Empat gedung kuliah telah terbangun, satu gedung kuliah umum dan satu gedung laboratorium teknik sedang dalam tahap pembangunan.
Sarana prasarana penunjang kegiatan akademik dan non akademik juga terus dilengkapi. Tak hanya itu, sederet pembangunan program unggulan telah dimulai seperti Kebun Raya, OAIL, Masjid Raya At-Tanwir, Stasiun BMKG, dan lainnya.

      “Dengan komitmen dan dedikasi lah ITERA dapat berkembang seperti sekarang. Rektor terpilih nantinya juga harus lebih semangat berlari membangun ITERA agar kampus kita ini dapat lebih baik lagi ke depannya,” ujar Nur.
Tenaga Kependidikan (Tendik) ITERA, Miandri Sabli Pratama, menginginkan sosok pemimpin yang dapat mengayomi dosen dan Tenaga pendidik serta bekerja keras untuk pembangunan ITERA.
Kerja keras seperti yang ditunjukkan Rektor periode 2014-2018 menurutnya harus menjadi motivasi bagi siapapun Rektor 2018-2022 yang terpilih nanti.
“Kita bisa lihat sekarang pembangunan ITERA yang sangat cepat. Adanya penambahan gedung setiap tahunnya, pertambahan jumlah prodi, jumlah mahasiswa, jumlah dosen yang melanjutkan kuliah S3, dan lainnya. Kita butuh pemimpin yang dapat bekerja keras dan mendorong kita untuk turut bekerja keras pula demi memajukan ITERA,” jelas Miandri.
Presiden Keluarga Mahasiswa ITERA, Denny Pratama, berharap yang terpilih sebagai Rektor ITERA periode 2018-2022 adalah kandidat yang paling mengetahui dan paling memahami seluk beluk ITERA.
Sehingga, kebijaksanaan dan arah pembangunan yang akan dijalankan betul-betul sesuai dengan kondisi dan kebutuhan ITERA.
Mahasiswa juga menurutnya menginginkan Rektor yang dekat dengan mahasiswa dan memiliki kepedulian tinggi terhadap kondisi kampus.
“Sosok rektor seperti itu dapat membuat mahasiswa dan seluruh Sivitas Akademika ITERA merasa nyaman dan menumbuhkan semangat bersama membangun kampus,” jelasnya.
Sementara itu, Ketua Senat ITERA Mitra Djamal mengatakan saat ini proses pemilihan Rektor ITERA hampir memasuki tahap akhir yaitu pemilihan dan penetapan.
Tiga nama yang dipilih Senat ITERA yaitu Prof Ir Ofyar Zainuddin Tamin, MSc, PhD, Prof Ir Yazid Bindar, MSc(Eng), PhD, IPM, dan DR Eng Ir Teuku A Sanny, MSc, PhD.
Nama ketiganya telah disampaikan ke Menteri Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi untuk ditelaah dan dinilai rekam jejaknya, dan kemudian akan dilaksanakan pemilihan oleh Senat dan Menteri.
“Senat berharap calon terbaik lah yang akan terpilih dan kelak akan memimpin ITERA selama empat tahun ke depan,” kata Mitra menambahkan.(anjas)

Leave a Reply