Spesialis Rumah Kosong dan Jambret di Dor Team Srigala

Muba, jurnalsumatra.com – Team Buser Serigala Polres Musi Banyuasin mengungkap Kasus pencurian Spesialis rumah kosong yang terjadi Rabu, (15/07/2020) Siang. Tersangka Babang Herianto (33) di tangkap di Jalan Sekayu – Bandar Jaya kecamatan Sekayu, Jumat (11/09/2020) bersama barang bukti 1 (satu) Unit Televisi merk Toshiba.


“Cukup Lama kita pantau keberadaan nya, pada saat dilakukan penangkapan, kita lakukan tindakan tegas terukur. Karena saat ditangkap tersangka mencoba melarikan diri. untuk total kerugian korban sebesar Rp.123.000.000.”Ujar Kasat Reskrim DELI HARIS, SH, MH, mewakili Kapolres Muba AKBP ERLIN TANGJAYA, SH, S.ik. 

Dalam aksinya lanjut Deli, tersangka hanya sendirian dan sudah memantau rumah korban terlebih dahulu, sehingga pada waktu rumah kosong ia leluasa menggondol isi rumah.

“1(satu) unit TV LCD 21 inc merk TOSHIBA, 7 (tujuh) suku emas kuning gelang rantai dan cincin, 30 (tiga puluh) gram emas putih gelang kerongcong, 70 (tujuh puluh) gram logam mulia berbentuk kepingan sebanyak lima keping, 1 (satu) unit HP . Android merk Xiaomi type Mi 5 warna rose gold, 1 (satu) unit HP lipat merk Samsung warna hitam, 1 (satu) unit lap top 14 inch merk Acer warna hitam, 1 (satu) unit modem warna hitam, 4 (empat) pasang sepatu cat. Ini semua barang yang dicuri oleh tersangka” Bebernya.

Dari keterangan tersangka, dengan cara mencongkel terali pintu belakang ia bisa masuk kedalam rumah dan dengan leluasa menggondol barang berharga milik korban ISNAYENI (54), warga griya Randik kelurahan Kayuara kecamatan.sekayu kabupaten Muba.

Atas perbuatannya, BABANG HERIANTO (33) dikenakan pasal 363 KUHP dengan ancaman hukuman 7 tahun Penjara. Sementara, dua tersangka 365 yakni Angga LatuLuhu dan Irwan telah melakukan Jambret di Jalan Simp perum GMP Kelurahan Balai Agung yang terjadi pada tanggal (06/06/2020) . Handphone merek Vivo Milik Korban FEBRIANI. 

Setelah dilakukan penyelidikan, Selasa (18/08/2020) kedua tersangka di tangkap namun saat akan dilakukan Penangkapan kedua nya melawan petugas dan berusaha melarikan diri. Sehingga Aparat team serigala harus memberikan Tindakan tegas terukur pada kedua tersangka.(Rafik elyas)