Staf KPU Yahukimo dimintai keterangan terkait tewasnya Hendry

Jayapura, jurnalsumatra.com – Penyidik dari Reskrim Polres Yahukimo saat ini meminta keterangan dari staff KPU Yahukimo terkait tewasnya Hendry Jovinski (25 th) Selasa (11/8) di Dekai.
Kapolres Yahukimo AKBP Ignatius Benny kepada Antara, Jumat malam mengaku sudah tiga orang yang dimintai keterangan termasuk pasangan suami-istri (pasutri) yakni Karen Mohi dan istrinya Karolina Pahabol .

  Pasutri itu dimintai keterangannya karena suami yang juga rekan korban sempat berboncengan kerumah saksi sebelum insiden berdarah yang menewaskan Hendry.
“Penyidik masih mengumpulkan data dilapangan guna mengungkap kasus tersebut termasuk motifnya, ” jelas AKBP Benny yang dihubungi dari Jayapura.
Diakui, salah satu pelaku sudah diketahui identitasnya dan saat ini masih didalami anggota.
Korban Hendry saat itu tidak sedang bertugas melainkan mendampingi rekannya Mohi mengantar obat untuk istrinya Karolina yang sedang sakit.

  Sekembalinya  korban yang dibonceng Mohi mereka dicegat dan ditanya KTP sebelum ditikam dari belakang, kata Benny seraya menambahkan, saksi Mohi menyatakan sempat ingin membantu namun tiba-tiba muncul seseorang dari dalam hutan dan menyerang korban dengan senjata tajam sehingga lari meninggalkan korban.
Korban Hendry yang baru dua bulan bertugas sebagai staff KPU Yahukimo itu meninggal akibat luka yang dideritanya dan saat ini jenazah sudah dimakamkan dikampung halaman.
“Mudah-mudahan pelaku dapat segera ditangkap, ” harap AKBP Benny.(anjas)