Sukarelawan PMI Dapatkan Kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan

     Jakarta, jurnalsumatra.com – Ratusan sukarelawan Palang Merah Indonesia (PMI) di area DKI Jakarta mendapatkan jaminan kepesertaan dari Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan.
“Sukarelawan PMI termasuk profesi yang memiliki risiko kerja, kecelakaan dan kematian maka perlu medapatkan perlindungan. Apalagi ketika membantu korban bencana,” kata Kepala Bidang Pemasaran Bukan Penerima Upah BPJS Ketenagakerjaan Cabang Salemba, Jakarta, Kamis.
Saat ini sebanyak 175 sukarelawan sudah didaftarkan serta program sosialisasi juga masih digencarkan oleh BPJS Ketenagakerjaan. Secara bertahap wilayah-wilayah Jakarta juga akan didaftarkan menjadi peserta.
Dalam acara sosialisasi tersebut, hadir pula Gubernur Jakarta Anies Baswedan sebagai bentuk kepedulian dari pemerintah daerah. Anies Baswedan berharap para relawan Palang Merah Indonesia (PMI) dapat menjadi ujung tombak untuk mendidik masyarakat untuk kemampuan Pertolongan Pertama Pada Kecelakaan (P3K).
“Penanganan bencana supaya tidak berhenti di tangan relawan PMI saja, tapi juga ditularkan pada warga yang lain.  Sehingga ketika ada masalah, sesama warga bisa langsung bergerak bertindak,” kata Anies pada Pembukaan Temu Karya Sukarelawan PMI ke 2.
Dia ingin lebih banyak anak-anak di Jakarta yang memiliki pengalaman kerelawanan lewat jalur PMI dari berbagai program kepelatihan yang diberikan.
“Karena kita tahu dari pengalaman kerelawanan ini, maka muncul penumbuhan karakter yang efeknya bisa seumur hidup. Saya dulu pernah menjadi PMR dan saya merasakan manfaatnya sampai sekarang,” kata Anies.
Terutama prinsip-prinsip dasar yang dulu yang tidak hanya dipelajari, tapi dilaksanakan. Dan berharap PMI bisa berkembang lebih besar lagi, katanya.(anjas)

Leave a Reply