Sultan Lakukan Gerakan Bersih Rumah Dan Lingkungan

Kulon Progo, jurnalsumatra.com – Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta Sri Sultan HB X akan melakukan gerakan bersih rumah dan lingkungan pascabanjir serta tanah longsor secara gotong royong.
Sultan Hamengku Buwono X di Kulon Progo, Sabtu, mengatakan bahwa gerakan itu dimulai dari rumah warga dan lingkungan di sekitar tempat tinggal mereka.
“Minggu depan, kami akan mengadakan bersih rumah dan lingkungan. Semoga kebersamaan dan semangat gotong royong masyarakat menjadi semangat untuk melakukan bersih rumah dan lingkungan,” kata dia saat meninjau lokasi banjir di Kecamatan Panjatan, Kabupaten Kulon Progo, Sabtu.
Ia  mengatakan bahwa di setiap desa, ada kelompok tanggap darurat bencana yang sudah terlatih dan terampil, yang sudah aktif membantu pengungsi korban bencana alam.
Ia mengharapkan kekuatan masyarakat Yogyakarta yang kental dengan kebersamaan dan gotong royong, tidak hanya dalam wujud membantu pengungsi korban banjir.
Akan tetapi, ujar dia, juga semangat kebersaaman dalam memperbaiki rumah tinggal warga yang rusak akibat bencana alam.
Sultan berharap dalam kegiatan bersih rumah dan lingkungan minggu depan, masyarakat Yogyakarta bersatu dan saling bahu membahu, serta dilandasi semangat gotong royong guna membangun Yogyakarata.
“Kami berharap pengungsi korban banjir dan tanah longsor segera pulang, balita dan anak-anak diperhatikan, serta kebutuhan pangan terpenuhi,” kata dia.
Bupati Kulon Progo Hasto Wardoyo mengatakan saat ini, personel BPBD, Tagana, Tim Reaksi Cepat, relawan, TNI, dan Polri bersatu padu menyingkirkan material longsor hingga membantu membersihkan rumah warga yang tergenang banjir.
“Kami bekerja membantu warga dan membersihkan material longsor hingga membersihkan lumpur di rumah warga yang rumahnya terendam banjir,” katanya.(anjas)

Leave a Reply