Sulteng Dorong Kabupaten Jadi Kota Layak Anak

    Palu, jurnalsumatra.com – Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah mendorong kabupaten di provinsi itu untuk menjadi Kota Layak Anak (KLA), sebagai bentuk komitmen melindungi dan memenuhi hak-hak anak.
“Kita upayakan semua kabupaten menjadi kota layak anak. Untuk tahun 2018 ini ada beberapa kabupaten yang akan dicanangkan sebagai Kota Layak Anak,” ungkap Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Sulteng Siti Norma Mardjanu di Palu, Rabu.
Ia mengatakan ada tiga kabupaten yang siap untuk menjadi Kota Layak Anak tahun 2018 yaitu Kabupaten Sigi, Poso dan Touna.
Ia menyebut menjadi Kota Layak Anak adalah imbauan pemerintah untuk ditindaklanjuti. Hal itu didasarkan atas komitmen yang telah dibangun oleh Pemprov Sulteng dengan Kementerian P3A.
“Kita telah bekerjasama dengan Kementerian P3A serta membangun komitmen untuk melindungi anak, manjauhi anak dari kekerasan serta pemenuhan hak-hak anak. Salah satu dari tindak itu adalah deklarasi Kota Layak Anak,” ujarnya.

    Ia menguraikan terdapat 11 kabupaten di Sulawesi Tengah yang belum mendeklarasikan sebagai Kota Layak Anak. Sementara Kota Palu dan Kabupaten Parigi Moutong telah deklarasi kota layak anak.
Hal itu disebutnya dipengaruhi oleh beberapa faktor mendasar yaitu minimnya infastruktur untuk mendukung atau syarat menuju Kota Layak Anak.
“Tidak muda menuju Kota Layak Anak, karena infastrukturnya harus terpenuhi meliputi sekolah ramah anak, puskesmas ramah anak, ruang terbuka hijau ramah anak dan lain sebagainya,” sebutnya.
Di samping itu, faktor terbatasnya sumber daya manusia juga menjadi penyebab lambannya 11 kabupaten mendeklarasikan sebagai Kota Layak Anak.
“Tidak hanya infastruktur, tetapi harus diikutkan dengan ketersediaan sumber daya manusia yang memadai untuk menuju Kota Layak Anak,” terangnya.(anjas)

Leave a Reply