Survei: Mayoritas Parpol Tunjukan Tren Elektabilitas Meningkat

Jakarta, jurnalsumatra.com – Hasil survei Charta Politik menunjukkan mayoritas partai politik menunjukkan tren elektabilitas yang terus meningkat menjelang Pemilu 2019 pada 17 April mendatang, PDI Perjuangan dan Partai Gerindra menjadi partai yang paling diuntungkan karena merasakan efek ekor jas.

  “PDIP dan Partai Gerindra mendapatkan efek ekor jas paling signifikan karena figur kadernya yang diusung maju dalam kontestasi Pemilu Presiden 2019,” kata Direktur Riset Charta Politika, Muslimin dalam konferensi pers di Jakarta, Kamis.

  Ia menjelaskan, di Pemilu 2014, elektabilitas PDIP sebesar 18,9 persen namun jumlahnya meningkat berdasarkan survei Charta 19-25 Maret 2019, yaitu sebesar 25,3 persen.

  Menurut dia, Partai Gerindra di Pemilu 2014, elektabilitasnya sebesar 11,8 persen namun jumlahnya meningkatkan berdasarkan survei Charta 19-25 Maret 2019 yaitu 16,2 persen.

  “Kenaikan signifikan Gerindra dipengaruhi Prabowo dan Sandi yang menjadi capres-cawapres,” ujarnya.

  Muslimin mengatakan, PPP menjadi partai politik yang memiliki trend menurun elektabilitasnya apabila dilihat dari tiga survei Charta Politika.

  Berdasarkan data Charta Politika, survei tanggal 22 Desember 2018-2 Januari 2019 elektabilitas parpol, yaitu PKB 8,1 persen, Gerindra 15,2 persen, PDIP 25,2 persen, Golkar 9 persen, Nasdem 5,3 persen, Partai Garuda 0,2 persen, Berkarya 0,3 persen, PKS 4,2 persen, Perindo 2,7 persen, PPP 4,3 persen, PSI 1,5 persen, PAN 2,6 persen, Hanura 0,6 persen, Demokrat 4,5 persen, PBB 0,4 persen, dan PKPI 0,1 persen.

  Survei Charta Politika tanggal 1-9 Maret 2019 elektabilitas parpol, yaitu PKB 7,2 persen, Gerindra 15,7 persen, PDIP 24,8 persen, Golkar 9,8 persen, Nasdem 4,9 persen, Partai Garuda 0,2 persen, Berkarya 0,4 persen, PKS 4,1 persen, Perindo 1,3 persen, PPP 3,6 persen, PSI 1,4 persen, PAN 3,2 persen, Hanura 0,8 persen, Demokrat 5,1 persen, PBB 0,4 persen, dan PKPI 0,3 persen.

  Survei Charta Politika tanggal 19-25 Maret 2019, elektabilitas parpol, yaitu PKB 8,5 persen, Gerindra 16,2 persen persen, PDIP 25,3 persen, Golkar 11,3 persen, Nasdem 5,2 persen, Partai Garuda 0,2 persen, Berkarya 0,1 persen, PKS 5 persen, Perindo 2 persen, PPP 2,4 persen, PSI 2,2 persen, PAN 3,3 persen, Hanura 1 persen, Demokrat 5,2 persen, PBB 0,5 persen, dan PKPI 0,2 persen.

  Survei Charta Politika dilakukan pada 19-25 Maret 2019 dengan jumlah sampel sebanyak 2.000 responsen di 34 provinsi.

  Survei tersebut menggunakan metode “multistage random sampling” dengan margin of error +/- 2,19 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen.(anjas)