Sutarmidji apresiasi pengumuman Bupati Melawi yang Positif COVID-19

Pontianak, jurnalsumatra.com – Gubernur Kalimantan Barat Sutarmidji mengapresiasi Bupati Melawi Panji yang mengaku positif COVID-19 ke publik bersama lima anggota keluarga.

  “Saya apresiasi pak Panji ya, pak Panji ini satu keluarga, beliau dengan sukarela menyampaikan secara terbuka,” ujar Sutarmidji di Pontianak, Selasa.

  Sutarmidji menyatakan pengakuan ini merupakan contoh bahwa tidak ada penilaian negatif terhadap pasien yang dinyatakan terkonfirmasi COVID-19. Bahkan ia mengatakan ada satu orang pasien yang telah dinyatakan sembuh dan berusia 72 tahun.

  “Pasien ini sempat koma, tidak bisa komunikasi dan hari ini sudah dinyatakan sembuh. Artinya tidak ada masalah, biasa saja,” kata Sutarmidji.

  Terkait hal itu, dirinya mengingatkan kepada masyarakat Kalbar untuk tidak memberikan stigma negatif terhadap pasien COVID-19, justru sebaliknya, semua pihak harus mendukung demi kesembuhan si pasien.

  Seperti diketahui, Bupati Melawi, Kalimantan Barat, Panji secara resmi mengumumkan bahwa dirinya berserta istri dan tiga orang anaknya serta mertuanya dinyatakan positif COVID-19.

  “Saya sudah diberitahu oleh Kepala Dinas Kesehatan dan juga bapak Gubernur bahwa saya dan keluarga positif terpapar COVID-19,” kata Panji, melalui video resmi dirinya saat mengumumkan hasil swab dari petugas kesehatan, di Melawi, Kalimantan Barat, Selasa.

  Disampaikan Panji, dirinya sengaja mengumumkan secara terbuka bahwa dirinya bersama keluarga terpapar COVID – 19, dengan maksud sebagai pesan kepada masyarakat bahwa orang yang terpapar atau terjangkit virus tersebut bukanlah aib.

  Menurut dia, setelah diketahui hasil swab dinyatakan positif COVID – 19 dirinya bersama keluarga yang terpapar virus tersebut menjalani isolasi atau karantina mandiri di rumah.

  ” Saya dan keluarga isolasi mandiri di rumah di bawah pengawasan ketat dokter dan tenaga medis,” kata Panji.

  Meski pun demikian, Panji meminta petugas kesehatan untuk menentukan langkah selanjutnya dalam penanganan virus tersebut.

  Dikatakan Panji, hingga saat ini dirinya tidak ada gejala seperti pasien corona lainnya. “Sama sekali saya enggak ada gejala, begitu hasil swab keluar ternyata positif,” kata Panji.

  Menurut Panji, hal tersebut patut diwaspadai karena terpapar corona tidak harus ada gejala, dan itu harus masyarakat tahu.

  Namun, Panji meminta masyarakat Melawi untuk tidak panik tetapi tetap waspada dan masyarakat tidak memberikan stigma negatif kepada pasien yang terpapar COVID – 19.

  “Ikutilah anjuran pemerintah dengan menerapkan physical distancing, pola hidup sehat, hindari kerumunan, selalu menggunakan masker jika berpergian, sering – sering cuci tangan serta memakan makanan bergizi,” kata Panji berpesan kepada masyarakatnya.(anjas)