Syamsuar-Edy Kuasai Suara Kabupaten Siak

    Siak,jurnalsumatra.com – Pasangan calon gubernur Syamsuar-Edy Nasution, berhasil menguasai suara di Kabupaten Siak pada Pemilihan Gubernur Riau 2018, berdasarkan hasil final rapat pleno rekapitulasi suara yang digelar Komisi Pemilihan Umum setempat, Jumat.
“Berdasarkan hasil pleno terbuka rekapitulasi suara di tingkat kabupaten Siak, suara terbanyak di peroleh oleh pasangan calon Syamsuar-Edy,” kata Ketua Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Siak, Sariman di Siak.
Berdasarkan hasil final rekapitulasi suara di Kabupaten Siak, pasangan nomor urut 1 Syamsuar-Edy Nasution memperoleh sebanyak 110.020 suara atau 69,2 persen, dari 158.943 suara sah. Disusul calon petahana gubernur Arsyadjuliandi Rachman-Suyatno yang mendapatkan dukungan sebanyak 15,6 persen atau 24.743 pemilih.
Sedangkan pasangan calon nomor urut 3 Firdaus-Rusli mendapat 12.157 suara atau 7,64 persen, berbeda tipis dengan pasangan nomor urut 2 yang mendapatkan dukungan sebanyak 12.023 suara atau 7,6 persen
Rapat pleno terbuka rekapitulasi suara yang digelar di Gedung Tengku Mahratu ini turut dihadiri Wakil Bupati Siak Alfedri, Komisioner KPU Provinsi Riau A. Hamid, Ketua Panwaslu Siak Royani, seluruh ketua Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK), tokoh masyarakat dan saksi dari masing-masing Paslon.

Dikatakannya, hasil pleno ini akan langsung diserahkan kepada KPU Riau untuk jadi bahan pleno ditingkat Provinsi.
“Setelah ini hasil pleno langsung kita serahkan ke KPU Riau,” ungkap dia.
Ia menyatakan selama proses pleno dan pembacaan perolehan suara oleh 14 Kelompok Panitia Pemungutan Suara (KPPS) berjalan lancar dan tidak ada protes atau interupsi dari semua hadirin yang menjadi saksi pleno.
Hanya saja sebut dia, ada beberapa kesalahan saat penyampaian, namun tidak menjadi persoalan dan kensala, sehingga rapat pleno rekapitulasi suara tingkat gkat Kabupaten Siak berjalan dengan lancar dan aman.
Berdasarkan pantauan Antara di gedung Tengku Mahratu, rapat pleno berjalan dengan lancar tanpa aksi protes, meskipun ada beberapa kesalahan penyampaian.
Rapat yang berlangsung dari pukul 09.00 WIB ini baru tuntas pada sore harinya, dikarenakan waktu yang terbatas, menjelang sholat Jumat baru bisa 10 Kecamatan yang bisa menyampaikan hasil rekapitulasi suara tingkat kecamatan.  Pada pukul 14.00 WIB rapat pleno kembali dilanjutkan di ruangan yang sama.(anjas)

Leave a Reply