Tak Hadiri Rakor, PWI Lahat Cabut SK Anggota

Lahat, Sumsel, jurnalsumatra.com – Guna untuk menjalankan roda Organisasi Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Lahat, bakal mengambil tindakan tegas untuk semua anggota PWI.

Langkah tegas yang diambil tersebut, bertujuan untuk menjalankan roda organisasi PWI Lahat.  Selain itu,dilihat selama ini banyak anggota mangkir dari Rakor yang beberapa kali tertunda,  lantaran saat hendak digelar Rakor anggota PWI Lahat selalu tidak kourum.

Bahkan, Sabtu (3/1/2018) besok PWI akan menggelar Rakor khususnya pembahasan masalah untuk keberangkatan Hari Pers Nasional (HPN) yang bakal digelar di Provinsi Sumatra Barat,  yang lebih dikenal dengan Jam Gadang,  yang akan dihadiri langsung Presiden RI Ir H Jokowi.

Bukan hanya pembahasan HPN,  PWI Lahat juga akan membahas soal beberapa Wakil Bidang di PWI Lahat yang sudah cukup lama tidak bergerak. Rakor untuk persiapan. Dalam rapat yang rencananya akn digelar Sabtu (3/2) nanti, PWI Lahat akan mengambil langkah tegas dengan mencabut SK keanggotaan jika para anggota tidak hadir dalam rapat kali ini mengingay sudah yang keEmpat kalinya rapat hendak diadakan namun anggota tidak mencapai kuorum.

Ketua PWI Kabupaten Lahat Syafudin,SH mengatakan, rakor yang akan diadakan Sabtu (3/2) adalah untuk menindak lanjuti hasil rapat bersama anggota PWI Sumsel pada tanggal (27/1) kemarin salah satunya untuk membahas keikutsertaan PWI Lahat dalam HPN diPadang. Namun karena keterbatasan anggaran yang dimiliki PWI Lahat akhirnya seluruh jajaran pengurus berencana memanggil anggota untuk diajak duduk bersama memecahkan persoalan yang ada.

“Jika pengurus memiliki kesalahan maka kami mohon maaf lahir dan batin, sudah beberapa kali jadwal rapat diadakan namun anggota selalu tidak mencapai Kuorum karenanya kali ini kami mohon kesediaan anggota untuk menyempatkan hadir,” ujarnya.

Menurut wartawan jurnalsumatra.com ini, bagi anggota yang tidak hadir dalam rapat kali ini dan hasil dari koordinasi dengan pengurus PWI Provinsi Sumsel maka dengan terpaksa kami akan keluarkan sebagai anggota PWI Lahat. Hal ini bertujuan untuk kemajuan organisasi dan bagi anggota yang merasa keberatan maka dapat menanyakan langsung kepada jajaran pengurus dan tidak membicarakan persoalan yang ada keluar organisasi.

“Sekali kami mohon maaf, rapat akan kami putuskan meskipun anggota tak kuorum karena ini sudah keEmpat kalinya dan bukannya melanggar AD/ART namun demi kemajuan organisasi. Kami harap seluruh anggota PWI harus mematuhi AD/ART agar program yang selama ini disiapkan dapat berjalan,” imbuhnya.

Sementara itu, ketua PWI Provinsi Sumsel H Oktap Riadi SH didamping wakil Ketua Bidang Organisasi Jhon Hery S. Sos menuturkan, dalam kegiatan Hari Pers Nasional(HPN) yang bakal digelar dikota yang dikenal Jam Gadang sejak tanggal 5 Februari 2018 kiranya setiap kabupaten dapat ambik bagian. Nanti PWI Provinsi Sumsel akan melayangkan surat kemasing masing pengurus PWI di 17 Kabupaten/Kota.

“Insyaallah PWI Sumsel akan segera mengirimkan selebaran kepada masing masing pengurus PWI yang ada didaerah, pengurus PWI Sumsel juga langsung menyampaikan akan mengakomodir bagi kawan kawan PWI yang kartunya sudah mati.l dan seluruh pengurus PWI 17 Kabupaten/Kota menandatangi surat persetujuan diadakannya lagi iuran sebesar Rp 500 ribu/perbulan kepada PWI Sumsel,” ujar mantan Pimpred Palpos ini. (Din)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

17 − twelve =