Tak Kunjung Selesai Jembatan KTM Terus Telan Korban

Lahat, Sumsel, jurnalsumatra.com – Tidak diketahui pasti apa penyebab jembatan penyeberangan yang dibangun pada 2014 silam, dengan panjang lebih kurang 450 meter dengan tinggi dari sungai mencapai 15 meter itu, tak kunjung rampung dikerjakan oleh pihak ketiga.

Padahal dalam perjanjian jembatan yang bangun oleh kontraktor yang berlokasi dikawasan Kota Terpadu Mandiri (KTM) tersebut, seharusnya sudah selesai sejak 2015 silam. Namun, disesalkan sampai saat ini, pembangunan jembatan untuk menghubungkan, Desa Padalarang dan Beringin Jaya, Kecamatan Kikim Selatan, Kabupaten Lahat itu, masih keadaan terbengkalai.

Parahnya lagi, akibat tak selesai dibangun, membuat warga lebih memilih jalan melintasi aliran Sungai Pangi, bahkan kondisinya sangat memprihatinkan. Karena, plat baja sebagai dasarnya sudah hilang, belum lagi baut-baut diduga dicuri oknum tidak bertanggung jawab, sehingga kerap ada penduduk jadi korban.

Proyek multiyear Pemerintah Provinsi (Pemprov) ini terhenti, disebabkan, pendanaan yang belum dikucurkan lagi, sehingga kesannya terbengkalai. Hal ini terlihat dari sebagian akses sudah dicor beton dan sisanya belum.

Bakri warga Desa Beringin Jaya mengatakan, bahwasanya dirinya mendengar, kalau jembatan tersebut pada 2018 ini akan dilanjutkan pengerjannya. Untuk itu, kepada pemerintah setempat ataupun provinsi, agar kiranya dapat menyelesaikan, untuk kemajuan daerah ataupun memperlancar transportasi penduduk membawa hasil bumi dan lainnya.

“Oleh sebab itu, kami minta dengan Pemerintah, agar segera dikerjakan, biar roda perekonomian rakyat lancar dan tidak perlu menyeberangi Sungai Pangi lagi hal ini jelas sangay meresahkan karena merupakan akses utama warga,”ujarnya, Jum’at (9/3/2018).

Kepala Desa (Kades) Beringin Jaya, Ibrahim menyampaikan, dirinya sudah lama menginginkan jembatan penyeberangan tersebut segera dilanjutkan pembangunannya, supaya masyarakat dapat lancar aktifitasnya.

“Saya mewakili warga Beringin Jaya, kepada pemerintah, untuk menyelesaikan jembatan tersebut, agar aktifitas penduduk lancar dan normal,”imbuhnya.

Sementara, Plt Bupati Lahat, Marwan Mansyur SH MM melalui Plt Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Pengairan, Mirza Azhari ST MT membenarkan, dirinya telah mengetahui kondisi akses penyeberangan di Beringin Jaya, hanya saja, proyek multiyear tersebut, berasal dari Pemprov Sumsel.

“Itu pengerjaannya dari provinsi, kita sudah menyampaikan hal tersebut, untuk dilanjutkan kembali pengerjaannya, sehingga masyarakat dapat kembali beraktifitas,”pungkasnya.(Din)

Leave a Reply