Team Walet Jebloskan Kurir Shabu Kepenjara

Lahat, jurnalsumatra.com – Team Walet Polres Lahat dibawa Pimpinan AKP Bobby Eltarik SH MH, kembali memenjarakan satu tersangka yang tersandung kasus tindak pidana Narkotika jenis shabu diwilayah hukum Polres Lahat.

Tersangka yang diduga kuat menjadi kurir Narkotika jenis shabu ini, setelah Team Walet Polres Lahat mendapatkan Laporan Polisi No LP / A- 58  / III / 2020 / Sumsel / Res Lahat, Tanggal 26 Maret 2020.

“Kejadian pada Kamis tanggal 26 Maret 2020 sekitar pukul 19.30 WIB, dengan Tempat Kejadian Perkara (TKP) di RT 002. RW 003 Kelurahan Lahat Tengah Kecamatan Lahat Kabupaten Lahat,” terang Kapolres Lahat AKBP Irwansyah SIK MH CLA melalui Kasat Narkoba AKP Bobby Eltarik SH MH disampaikan PAUR Humas Polres Lahat AIPTU Liespono SH, pada Jum’at (27/03/2020).

Pelaku yang diketahui bernama M Kurniawan (28) yang merupakan warga RT 002 RW 003 Kelurahan Lahat Tengah Kecamatan Lahat, Kabupaten Lahat.

Pria Tuna Karya tersebut, sambung Liespono, berhasil dicokok Team Walet berdasarkan Info dari masyarakat bahwa dilokasi yang dimaksud kerap dijadikan Transaksi Narkotika jenis Shabu. Lalu, dilakukan Lidik terhadap tempat dan orang, setelah sasaran diketahui selanjutnya Team Walet bergerak.

“Lantas pada Kamis tanggal 26 Maret 2020 sekitar pukul 19.30 WIB terduga kurir shabu ini dapat diamankan oleh Team Walet Polres Lahat,” tambahnya.

Saat ditangkap, kata Liespono, M Kurniawan sedang duduk diruang tamu rumahnya di TKP tersebut, kemudian dilakukan penggeledahan badan dan didapatkan 1 paket kecil serbuk kristal diduga Narkotika jenis Shabu di saku celana depan sebelah kanan dan di saku celana depan sebelah kiri ditemukan 1 paket kecil serbuk kristal diduga Narkotika jenis Shabu serta 2 lembr plastik klip bening.

“Tanpa mengulur waktu Team Walet Polres Lahat langsung mengelandang terduga kurir shabu kekantor Polres Lahat. Sedangkan, BB 2 paket kecil serbuk kristal diduga Narkotika jenis shabu, dan 2 lembar plastik klip bening dengan berat bruto shabu 0.36 gram. Pemeriksaan untuk tersangka masih terus didalami guna untuk proses hukum lebih lanjut,” pungkas Liespono. (Din)