TGB Akan Isi Tablig Akbar Banjarbaru

     Banjarbaru, jurnalsumatra.com – Tablig akbar yang diselenggarakan Pemerintah Kota Banjarbaru, Kalimantan Selatan, akan diisi tausiyah dari HM Zainul Majdi atau Tuan Guru Bajang (TGB) yang juga Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB).
Wakil Wali Kota Banjarbaru Darmawan Jaya Setiawan di Kota Banjarbaru, Jumat memastikan kehadiran figur penceramah yang sudah cukup dikenal di masyarakat Indonesia itu.
“Beliau dipastikan hadir memberikan tausiyah pada tablig akbar, Sabtu (7/7) malam yang akan dipusatkan di panggung lobi Balaikota depan Lapangan Murjani, Kota Banjarbaru,” ujarnya.
Ia mengatakan, kehadiran TGB pada tablig akbar merupakan rangkaian dari Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) ke XVI tingkat Kota Banjarbaru Tahun 2018 yang digelar 7-10 Juli 2018.
Diharapkan, seluruh masyarakat Kota Banjarbaru maupun kota-kota lainnya di Kalsel menghadiri tausiyah sekaligus MTQ yang penyelenggaraannya diupayakan semeriah mungkin itu.
“Kami mengundang seluruh lapisan masyarakat Banjarbaru maupun Kalsel untuk menghadiri tablig akbar dalam rangka MTQ yang dimulai pukul 20.00 Wita hingga selesai,” ucapnya.

Menurut dia, selain memberi tausiyah, TGB juga mengisi tausiyah di acara gerakan shalat subuh berjamaah pada Ahad (8/7) pukul 05.00 Wita di Masjid Agung Al Munawarah.
“Gerakan shalat subuh merupakan agenda rutin dan terbuka untuk umum sehingga kami juga mengundang seluruh lapisan masyarakat mengikutinya dan mendengarkan tausiyah,” ujarnya.
Dia mengatakan, penyelenggaraan MTQ diisi bazar atau pameran yang dipusatkan di lapangan Murjani depan Balaikota dan dimeriahkan berbagai stand produk UMKM maupun kuliner.
Selain bazar juga diisi acara religius seperti lomba hafalan surat pendek Al-Quran, lomba menyanyi religi, lomba busana Muslim dan kegiatan bernuansa Islami lainnya.
“Tujuan lomba yang menjadi rangkaian MTQ, yakni menjadikan Al-Quran sebagai pedoman hidup dan khusus bagi Kota Banjarbaru mewujudkan masyarakat berakhlak dan berkarakter,” ujarnya.
Ditambahkan, melalui MTQ Nasional tingkat Kota Banjarbaru bisa membentuk karakter masyarakat Banjarbaru yang menjadikan Al-Qurżan dan hadits sebagai pedoman hidup bermasyarkat.
“Tujuan akhirnya membentuk pribadi berbudi pekerti luhur, sopan santun, cinta tanah air, cinta lingkungan, religius dan berjiwa kewirausahaan seperti Nabi Muhammad,” katanya.(anjas)

Leave a Reply