Tim Gabungan Razia Puluhan Wanita Di Tanjungbalai

    Tanjungbalai,Sumut, jurnalsumatra.com – Tim gabungan Satpol PP, Polres, dan Pomilisi Militer Angkatan Laut Kota Tanjung Balai, Provinsi Sumatera Utara merazia 36 orang penyakit masyarakat.
   Pelaksana tugas Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Tanjungbalai, Burhanuddin Panjaitan, Jumat, membenarkan Tim Penyakit Masyarakat (Pekat) menjaring puluhan orang dari kedai tuak, kafe remang-remang, penginapan dan tempat hiburan malam.
    Razia tersebut, menurut dia, digelar Rabu (20/2) malam pukul 22.00 WIB hingga Kamis (21/2) pukul 01.00 WIB.
   “Berhasil mengamankan wanita diduga pekerja seks komersial (PSK), lelaki hidung belang, dan pelajar yang tidak bisa menunjukkan identitas diri,a bukan pasangan yang sah.
   “Jumlah totalnya sebanyak 36 orang,” ujar Burhanuddin.
   Ia mengatakan, mereka yang terjaring itu terdiri atas 22 orang wanita diduga PSK, 11 orang pria diduga hidung belang dan tiga orang masih berstatus pelajar.
   Setelah diamankan di kantor Sat Pol PP, mereka yang terjaring dilakukan pendataan identitas dan membuat surat perjanjian tidak mengulangi lagi perbuatan berada di tempat hiburan malam.
   Setelah diberi pengarahan dan nasihat mereka diperbolehkan pulang.
   Razia tersebut, bertujuan agar Kota Tanjungbalai terbebas dari segala jenis penyakit masyatakat menuju kota yang bersih dan bebas dari maksiat sesuai dengan visi-misi Wali Kota Tanjungbalai.
   “Razia pekat akan terus digelar, jika kedepannya ada yang tertangkap lagi maka akan dikirimkan ke penampungan Parawarsa di Berastagi setelah berkoordinasi dengan pihak Dinas Sosial Kota Tanjungbalai,¿ kata Burhanuddin.(anjas)

Leave a Reply