Tim Kesehatan Lakukan Pendampingan 10 Distrik Asmat

    Jakarta, jurnalsumatra.com – Tim kesehatan gabungan Kementerian Kesehatan, Tentara Nasional Indonesia, dan Polri mendampingi masyarakat 10 distrik di Kabupaten Asmat, Papua melalui cakupan imunisasi, pemantauan gizi buruk, dan pelayanan umum.
Dalam siaran pers Kementerian Kesehatan yang diterima di Jakarta, Rabu, tim yang diberangkatkan itu terdiri dari 28 personel Kemenkes terdiri dari delapan dokter, 10 petugas imunisasi, dan 10 nutrisionis.
Dari TNI dikirimkan 21 personel yang terdiri dari lima dokter, enam perawat, dan 10 pasukan pengamanan.
Polri mengirimkan empat personel yaitu dua dokter dan dua paramedis. Sisanya dokter spesialis dari Kemenkes yang bertugas di RSUD Agats juga ikut ke distrik untuk memberikan pelayanan.
Distrik yang akan dilakukan pendampingan itu yakni Distrik Pantai Kasuari, Ayib, Safan, Fayit, Atsj, Suator, Unairsirau, Akat, Sawaerma, dan Pulau Tiga. Pemberangkatan dilepas oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Asmat Bartholomeus Bokoropces, dan Komandan Tim (Dantim) 3 Satuan Tugas Asmat Aminuddin Harahap.

    Sekretaris Daerah Kabupaten Asmat Bartholomeus Bokoropces berpesan agar tim selama di distrik bisa menjaga kondisi kesehatan dan memberikan yang terbaik untuk masyarakat.
Sementara Komandan Tim 3 Satuan Tugas Asmat Aminuddin Harahap mengingatkan seluruh anggota agar mengutamakan keamanan, bergerak selalu berpasangan, koordinasi tim yang baik, dan peka terhadap adat setempat.
Selain itu, ia juga mengingatkan kembali tugas pokok tim yaitu meningkatkan cakupan imunisasi, pendampingan gizi buruk, pelayanan umum dan peningkatan fungsi puskesmas sebagai ujung tombak pelayanan kesehatan primer.
Sejauh ini tim Distrik Suator yang bertugas di Puskesmas Binam telah memberikan pelayanan kesehatan, pendampingan nutrisi pada penderita gizi buruk, dan pembimbingan puskesmas.
Selain itu tim Distrik Atsj juga telah melayani sebanyak 111 pasien dan ditemukan satu kasus gizi buruk. Sedangkan penyakit yang dominan ditemukan adalah malaria.
Selain memberikan pelayanan terhadap pasien, tim ini juga melakukan bimbingan terhadap pegawai Puskesmas Atsj untuk peningkatan peran puskesmas sebagai ujung tombak pelayanan primer.(anjas)

Leave a Reply