Tim Panther Tewaskan Begal Antar Kabupaten

Lahat, Sumsel, jurnalsumatra.com – Akhirnya tersangka (TSK) Begal yang dikenal beraksi antar Kabupaten Ibrahim alias Bruhim (45)warga Desa Pendopo, Lintang Kanan, Kabupaten Empat Lawang, harus merenggang nyawanya setelah timah panas milik Tim Panther Polres Lahat bersarang ditubuhnya.

Tindakan tegas yang diambil oleh Tim Panther Polres Lahat terhadap tersangka ini, dikarenakan, saat hendak menunjukkan lokasi peyimpanan hasil kejahatan (BB), secara tiba tiba TSK membrontak dan berusaha merebut senjata milik petugas.

“Karena cukup membahayakan keselamatan petugas, dan masyarakat sekitar lokasi. Terpaksa, anggota kita mengambil tindakan tegas terhadap pelaku, ” ungkap Kapolres Lahat AKBP Robby Karya Adi SIK melalui Kasat Reskrim Polres Lahat, AKP Ginanjar Ali Sukmana, Rabu (16/5/2018), kemarin.

Dijelaskannya, pelaku spesialis pencurian dengan kekerasan terhadap pengendara bermotor ini, cukup terkenal ketika melancarkan aksinya. Bahkan, tidak segan segan sampai melukai para korbannya.

“Penangkapan terhadap pelaku begal yang cukup licin saat beraksi, dan, terkenal sangat sadis ini oleh Tim Panther Polres Lahat, berkat informasi dilapangan tentang keberadaan TSK. Lalu, petugas melakukan pengembangan dan, berhasil mencokoknya, ” tegas Ginanjar.

Tersangka berhasil diamankan Tim Panther Polres Lahat, pada Senin (14/5/2018)malam sekitar pukul 22.00 WIB, tanpa perlawanan saat asik bermain judi di Desa Pendopo, Lintang Kanan, Kabupaten Empat Lawang.

“Usai mengamankannya. Petugaspun langsung melalukan pengembangan dilapangan. Dari pengakuan tersangka Barang Bukti (BB) hasil kejahatan selama ini dilempar ke Desa Muara Payang, Jarai. Setiba dilokasi TSK mencoba merampas senjata milik anggota, dan, berujung diberi tindakan tegas sesuai Standar Operasional, ” tutur Ginanjar.

Menurutnya, seperti peristiwa yang terjadi 9 September 2017 lalu, dialami oleh Selly Heriani (17)warga Desa Pagar Batu, Kecamatan Pulau Pinang sekitar pukul 13.30 WIB, dan Hendri Yansah (20)warga Desa Jati, Kecamatan Pulau Pinang, saat hendak dirampas kendaraannya oleh pelaku, korban berusaha melawan. Tapi, usahanya harus berujung tragis dan korban meninggal dunia, karena mengalami luka tusukan senjata tajam (Sajam)milik TSK begal.

“Melihat korban terluka parah, pelakupun langsung kabur dengan menggondol satu unit sepeda motor (SPM)dan satu buah ponsel milik korban, ” cetusnya. Seraya menambahkan, untuk Laporan (LP) sendiri Selly Heriani dengan Laporan Polisi Nomor: LPB/184/IX/2017/Res Lahat tanggal 09 September 2017.

Tidak berhenti disitu saja, sambung Ginanjar, Polres Lahat juga menerima LP tindak kejahatan yang dilakukan TSK diantaranya, LPB/07/IV/2018/SPK POLSEK JARAI tanggal 12 April 2018. Dan, LPB/06/IV/2018/SPK POLSEK JARAI, tanggal 04 April 2018 serta LPB/205/X/2017/Res Lahat tanggal 24 Oktober 2017.

“Bukan hanya menangkap pelaku. Tim Panther Polres Lahat, juga berhasil menyita barang bukti (BB) satu pucuk senjata api rakitan laras pendek, tiga butir amunisi caliber 9 mm, satu bilah senjata tajam jenis parang dan satu bilah senjata tajam jenis pisau serta satu unit hand phone merk ADVAN VANDROID S4Z dengan nomor Imei 1 : 353056076925846 Imei 2 : 353056077075849, ” terang Ginanjar. (Din).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

thirteen − 10 =