Tim Sumbar pimpin etape pertama Musi Triboatton

Empat Lawang, Sumatera Selatan, jurnalsumatra.com – Tim Provinsi Sumatera Barat sementara memimpin pada etape pertama International Musi Triboatton yang berlangsung mulai dari Desa Terusan sampai dengan “finish” di Jembatan Kuning, Tebingtinggi, Sumatera Selatan, Rabu.

Tim Sumatera Barat keluar sebagai juara pertama dengan catatan waktu 41.17:53 detik. Disusul tim Jawa Barat dan Sumatera Selatan I di urutan kedua dan ketiga.

Tim Jawa Barat berhasil membukukan waktu 41.50:32 detik sementara tim Sumatera Selatan I dengan catatan waktu 43.08:40 detik.

Juara pertama pada Etape 1 berhak mengantongi uang tunai senilai tujuh juta rupiah. Juara kedua dan ketiga mendapatkan hadiah uang tunai masing-masing senilai lima juta dan tiga juta rupiah.

Etape 1 digelar hari Rabu (8/11), dengan titik start dari Desa Terusan, menyusuri sungai dengan total jarak 35 kilometer hingga titik finish di bawah Jembatan Kuning, Kabupaten Empat Lawang.

Meskipun menjadi juara di etape pertama, tim Sumatera Barat mengaku menghadapi beberapa kendala seperti kondisi medan Sungai Musi yang arusnya deras.

“Arus deras maka dibutuhkan kerja sama tim yang kuat untuk mengendalikan arahnya perahu,” ujar Ahmad anggota tim Sumatera Barat.

Ajang Musi Triboatton 2017 masih menyisakan 4 etape. Sebanyak 19 tim dayung yang berlaga, 9 diantaranya dari Luar Negeri masih akan berkompetisi menjadi yang terbaik. Etape kedua digelar pada Kamis (9/11) di Desa Muara Kelingi Kabupaten Musi Rawas.

Etape ketiga di Kota Sekayu Kabupaten Musi Banyuasin, etape ke-4 di Dermaga Pangumbuk Kabupaten Banyuasin serta etape kelima, dimana peserta finish di Benteng Kuto Besak, Palembang, Sumatera Selatan.

Sementara itu, Rizwan peserta dari tim Malaka, Malaysia mengaku senang dengan suasana dan arus cukup deras Sungai Musi di Desa Terusan, Kabupaten Empat Lawang, Sumatera Selatan.

“Acara ini sangat bagus dan sangat menarik. Warga kampung di sekitar lokasi garis start etape pertama pada turun ke jalan menyambut kami dan juga menonton jalannya perlombaan ini,” kata dia.

Sehingga suasana perlombaan sangat meriah dan membuat tim Malaysia menjadi lebih semangat, kata dia.

Pria asal Negeri Sembilan, Malaysia tersebut mengharapkan International Musi Triboatton dapat digelar setiap tahunnya di lokasi ini.

“Kalau bisa, acara ini bisa diselenggarakan enam bulan atau tiga bulan sekali. Pasalnya arus Sungai Musi yang deras sangat menarik untuk arung jeram,” kata dia.

Bupati Empat Lawang Syahril Hanafiah mengatakan arus Sungai Musi di Kabupaten Empat Lawang beda dengan daerah lainnya.

“Di sini arus Sungai Musi ada dua yaitu ada arus tenang dan deras. Kombinasi arus sungai tersebut menjadi tantangan tersendiri bagi para atlet dalam menaklukan arus Sungai Musi,” kata dia.

Anggota Komisi X DPR RI Sri Meliyana meminta warga kabupaten Empat Lawang untuk menjaga kelestarian dan kebersihan Sungai Musi.

“Sungai Musi yang bersih akan menarik banyak minat wisatawan domestik maupun asing untuk mengarungi sungai ini. Semakin banyaknya wisatawan datang untuk menikmati Sungai Musi akan memberikan dampak perekonomian kepada masyarakat sekitar,” kata dia.(anjas)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

nine − one =