TP2GD Luncurkan Depati Amir Pejuang Lintas Pulau

     Pangkalpinang, jurnalsumatra.com – Tim Pengkaji Peneliti Gelar Daerah (TP2GD) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel), akan meluncurkan buku berjudul “Depati Amir, Perjuangan dan Pengabdian Lintas Pulau Tahun 1848 ¿ 1869”, sebagai rasa syukur ditetapkannya tokoh pejuang daerah itu sebagai pahlawan nasional.
“Buku ini akan diluncurkan pada peringatan Hari Pahlawan pada 10 November tahun ini,” kata Sekretaris TP2GD Provinsi Kepulauan Babel Akhmad Elvian di Pangkalpinang, Jumat.
Ia menambahkan peluncuran buku itu sebagai bentuk raya syukur yang mendalam masyarakat Bangka Belitung ditetapkan Depati Amir sebagai pahlawan nasional pada 6 November 2018.
“Alhamdulillah sudah ditetapkan. Perjalanan kita cukup panjang. Kita memulai pengusulan Depati Amir sebagai Pahlawan Nasional sejak 2004, 2007 dan terakhir diusulkan pada 2018,” ujarnya.

     Menurutnya sejarahwan dan budayawan Babel, selama pengusulan berbagai upaya sudah dilakukan, mulai dari melakukan penelitian dan kajian, termasuk menggelar seminar nasional sebanyak empat kali.
“Penelitian jejak sejarah Depati Amir juga dilakukan di Kupang, karena di Kupang lah beliau diasingkan hingga meninggal dunia pada 28 September 1869. Jasadnya dimakamkan di pemakaman muslim Batu Kadera, Desa Air Mata, Kupang,” jelasnya.
Ia mengatakan hasil studi literatur riwayat hidup dan biografi perjuangan Depati Amir, sudah diterima oleh TP2GP yang terdiri dari 13 pakar. Mulai dari pakar militer, sejarah, arsip, hingga strategi militer.
“Dalam kajian, kami memuat satu teks terkait dengan Depati Amir, yaitu Patriot Perekat Keindonesiaan. Disebut demikian karena selama berjuang 1848-1851 di Bangka, beliau dibantu oleh seluruh rakyat bangka dan berbagai etnik grup termasuk orang-orang Tionghoa,” terangnya.(anjas)

Leave a Reply