Transfortir Batubara Kades Merapi Timur Ancam Demo

Lahat, Sumsel, jurnalsumatra.com – Rencananya dalam waktu dekat ini, seluruh Kepala Desa (Kades)dan warga Kecamatan Merapi Timur, Lahat bakal menggelar aksi demo.

Senin (9/4/2018) bertempat dikantor Camat Merapi Timur, serta pihak Polisi Sektor (Polsek) Merapi, warga dan seluruh kepala desa (Kades) sedang berunding, guna mempersiapkan aksi mereka terhadap permasalahan perusahaan Tranfortir Batubara yang melintas di jalan Lintas Sumatra tepatnya di Kecamatan Merapi Timur.

Ketua forum Kades Merapi Timur, Jhoan mengatakan, terkait akan diadakannya aksi demo yang dilakukan oleh warga Merapi Timur, diharapkan seluruh Kades Kecamatan Merapi Timur akan menaati peratuaran yang ada di Pemerintahan Kabupaten Lahat.

“Untuk sementara waktu seluruh Kades akan membahas rapat tertutup,terkait masalah Tranfortir batubara yang melintasi wilayah Kecamatan Merapi Timur. Apalagi banyak sekali warga mengeluhkan tranfortir batubara seperti halnya mobil truk pengangkut batubara yang sering beroperasi pagi hari dan malam hari. Lalu kita sesalkan juga banyak truk batubara yang tidak menutup baknya dengan terlpal,” tegas Jhoan dalam pertemuan itu.

Sementara, Camat Merapi Timur, Danil Riswanto menghimbau kepada perusahan untuk metaati peraturan yang ada sehingga warga tidak terkena dampak dari debu, karena masih banyak sekali perusahaan tranfotir batubara yang beroperasi tidak menutup baknya dengan terpal.

Di samping itu juga, Danil mengajak seluruh Kades untuk tidak melakukan aksi secara langsung, karena akan diadakan kembali pertemuan bagi seluruh perusahaan tranfortir batubara, serta dinas terkait.

“Silakan saja, kalian mengadakan aksi protes tersebut. Tapi, perlu diingat jangan sampai anarkis dan harus sesuai dengan aturan yang berlaku, “pesan Danil, kemarin.

Kalposek Merapi, AKP Herli Setiawan mengatakan bahwa rapat ini belum menemukan titik terang, namun akan ada pertemuan kembali bersama pihak perusahaan tranfortir terkait bagi kendaraan truk batubara yang melintasi Jalinsum.

“Kita harapkan agar dalam pertemuan nantinya ada dinas terkait seperti Dinas Tenaga Kerja, Dishub, UPTD Pertambangan untuk dapat menindaklanjuti permasalah ini nantinya, ” himbau Herli Setiawan. (Din)

Leave a Reply