UAD Gelar LKMM Dasar dan Menengah Tingkat Nasional


Yogyakarta, jurnalsumatra.com – Dalam rangka memberikan pengetahuan dan keterampilan manajemen untuk mengelola suatu organisasi kemahasiswaan, Biro Kemahasiswaan dan Alumni (Bimawa) Universitas Ahmad Dahlan (UAD) Yogyakarta menyelenggarakan Latihan Keterampilan Manajemen Mahasiswa (LKMM) Dasar dan Menengah Tingkat Nasional pada 22-24 Februari 2019 di Lantai 9 Kampus Utama Jl Ahmad Yani, Ring Road Selatan, Kragilan, Tamanan, Banguntapan, Bantul. 

Dijelaskan Kepala Biro Kemahasiswaan dan  Alumni (Bimawa) UAD, Dr Dedi Pramono,  M.Hum, kegiatan yang diikuti 129 orang mahasiswa dari 17 Perguruan Tinggi yang tersebar di 8 provinsi ini salah satu bentuk upaya atau pengembangan mahasiswa melalui pemberian bekal pengetahuan, keterampilan dan sikap dalam manajemen organisasi mahasiswa. 

“Baik intra maupun antarperguruan tinggi yang diberi nama latihan keterampilan manajemen mahasiswa,” kata Dedi Pramono, yang menekankan sifat kegiatan itu adalah softskill, Jum’at (22/2/2019).

Bagi Dedi, pengembangan kemahasiswaan adalah suatu upaya yang dilakukan dengan penuh kesadaran, berencana, teratur, terarah, dan bertanggung jawab untuk mengembangkan sikap, kepribadian, pengetahuan dan keterampilan mahasiswa dalam mendukung kegiatan kurikuler untuk mencapai tujuan pendidikan nasional.

Sementara itu, Wakil Rektor III UAD Bidang Pengembangan Kemandirian dan Pemberdayaan Alumni, Dr Abdul Fadlil, MT, mengapresiasi calon-calon pemimpin masa depan bangsa. 

Disampaikan Abdul Fadlil, ada dua hal yang dimenej untuk sukses sebagai mahasiswa yang aktif berkegiatan. Yaitu, pandai membagi dan menggunakan waktu selama 24 jam, mandiri, sikap mental dan kedisiplinan.

“Selain itu mahasiswa harus bisa membuat perencanaan dan sistematika yang baik,” kata Abdul Fadlil. “Juga trampil mengkoordinasi dan membina tim kerja dalam suatu kelembagaan.”

Menurut Abdul Fadlil, mahasiswa harus memiliki keterampilan manajerial yang sepadan dengan tingkat tanggungjawabnya masing-masing, memiliki rasa tanggung jawab, sikap mandiri, dan jiwa kewirausahaan karena kemampuannya berorganisasi.

Tak kalah pentingnya memiliki dan mampu mengembangkan sikap yang berorientasi pada prestasi dan pencapaian hasil yang sebaik mungkin.

“Mahasiswa mampu menerapkan dan mengembangkan kemampuannya untuk berpikir secara ilmiah dalam praktek berorganisasi,” kata Abdul Fadlil 

Kegiatan yang dikuti mahasiswa semester III ini juga dibekali dengan berbagai kesiapan dalam menghadapi semester-semester berikutnya yang lebih berat dengan tugas-tugas intra, ko dan ekstra kurikuler, yang harus didukung dengan kedisiplinan, manajemen diri dan kelompok, pengambilan keputusan dan kemampuan mengungkap gagasan. 

“Agar dapat lebih berprestasi di banyak bidang dan dapat menyelesaikan studi secara tepat waktu,” ungkap Danang Sukantar, M.Pd selaku Biro Pengembangan Kemahasiswaan Bimawa UAD Yogyakarta.

Dengan bekal yang diberikan di dalam LKMM diharapkan mahasiswa sebagai insan dewasa tidak hanya menjadi pemimpin yang baik, tetapi juga yang mempunyai kemampuan teknis yang sesuai dengan tuntutan pembangunan dan masyarakat di masa mendatang.

Program LKMM adalah serangkaian kegiatan terencana yang dipimpin oleh sejumlah pemandu, yang ditujukan untuk membantu para mahasiswa agar memiliki pengetahuan, sikap dan keterampilan untuk menjalankan tugas.

Materi yang disampaikan meliputi Religious Skill (Budi Jaya Putra, S.Th.I, MH), Kebijakan Bidang Kemahasiswaan (Dr Dedi Pramono), Sifat Kritis dan Pola Pikir Prestatif (Amika Wardhana, PhD), Perumusan Gagasan Awal Program Kerja (Sunardi, ST, MT, PhD).

Lainnya adalah materi Menjadi Pemimpin yang Visioner dan Amanah (Nur Kholis, M.Ag) serta sehat dan berprestasi.

Tak kalah menariknya ada materi Pengendalian Motivasi (Dr Norma Sari, SH, MH), Pengendalian Konflik (Gatot Sugiharto, SH, MH), Klasifikasi Masalah Organisasi, Perkembangan Teknologi (Dr Muchlas, MT), Hakikat Organisasi (Dr Suyatno, MPd.I), Pengukuran Kinerja Organisasi (Dr Ir Dwi Sulisworo, MT).

Pada kesempatan itu, diadakan pula workshop “Penjabaran Rencana Kerja dan Kepemimpinan” yang menyoal tolok ukur keberhasilan, perencanaan jadwal kerja, pendanaan, pengorganisasian kegiatan/kepanitiaan dan komunikasi antar unit kerja.

Kegiatan itu diakhiri dengan strategi sponsorship dan rencana tindak lanjut untuk membantu mahasiswa dalam menjalankan tugas tertentu. (Affan)

Leave a Reply