UAD Yogyakarta Gelar International Day ke-9

Yogyakarta – jurnalsumatra.com – Universitas Ahmad Dahlan (UAD) Yogyakarta kembali adakan “International Day” di Kampus 4 UAD, Jl Ringroad Selatan, Kragilan, Tamanan, Banguntapan, Bantul, hari ini. Selain itu, ada pula lomba stand up comedy untuk mahasiswa asing.

Pada tahun 2018 ini, International Day dimeriahkan oleh 17 stand kuliner dari berbagai negara: Mesir, Polandia, Vietnam, Tajikistan, Turki, Spanyol, Bangladesh, Jepang, China, Saudi Arabia, Yaman, Timor Leste, Thailand dan Malaysia.

Kegiatan tahunan Internasional Day dibuka Rektor UAD Dr H Kasiyarno, M.Hum, didampingi Wakil Rektor IV UAD, Prof Dr Sarbiran, MEd, PhD.

Rektor UAD, Kasiyarno, merasa sangat gembira acara itu sudah berlangsung hingga sembilan tahun, yang menampilkan bazaar makanan internasional, demo masak yang dilakukan mahasiswa asing dan penampilan budaya internasional.

Seperti dikatakan Kasiyarno, melalui acara international day kali ini, diharapkan dapat menjadi ajang promosi bagi kegiatan-kegiatan international di UAD kepada khalayak yang lebih luas.

“Selain itu, dapat dijadikan wadah untuk bersosialisasi bagi para mahasiswa asing yang ada di Yogyakarta umumnya dan di UAD pada khususnya,” kata Kasiyarno.

Kegiatan yang dihadiri mahasiswa, pengajar, staf dan tamu dari universitas lain, untuk mempererat tali persaudaraan antara mahasiswa asing dengan mahasiswa lokal dan para staf yang ada di UAD Yogyakarta.

Juga memberikan wadah bagi mahasiswa asing dan mahasiswa Indonesia di UAD untuk menampilkan seni dan budayanya masing-masing. Dan melalui acara itu, antara mahasiswa asing dan mahasiswa Indonesia dapat saling belajar.

Rektor UAD Yogyakarta, Dr H Kasiyarno, M.Hum, setelah membuka acara itu dan menyaksikan lomba stand up comedy serta penampilan kesenian dari berbagai negara, kunjungi international food bazaar dari berbagai negara.

Kegiatan international day UAD ini, sudah rutin diselenggarakan. Dan setiap tahun, tema yang diusung berbeda-beda. Untuk pada tahun 2018 ini, temanya adalah culture festival.

Berdasarkan tema ini, mahasiswa asing UAD Yogyakarta wajib menampilkan pertunjukan seni yang mewakili budaya mereka masing-masing.

“Kegiatan ini merupakan ajang mahasiswa untuk mengekspresikan jiwa seni mereka sekaligus mempromosikan budaya dari negara masing-masing kepada masyarakat,” kata Ida Puspita, M.A.Res, Kepala Urusan International (KUI) UAD Yogyakarta, yang sekaligus selaku koordinator acara.

Acara international day tahun 2018 ini, juga diselingi dengan launching buku “Curhatan Darmasiwa” yang ditulis oleh mahasiswa Darmasiswa Universitas Ahmad Dahlan (UAD) Yogyakarta periode tahun lalu. (Affan)

Leave a Reply