Ulama Ajak Istikarah Tentukan Pilihan Pada Pemilu

Lhokseumawe, Aceh, jurnalsumatra.com – Untuk menyukseskan pemilu 2019, dalam memilih pemimpin baik untuk anggota legislatif maupun presiden, ulama di Kota Lhokseumawe, Provinsi Aceh, mengajak masyarakat untuk beristikharah agar diberikan petunjuk terbaik dalam menentukan pilihan terbaik.

  “Hari ini yang akan dipilih adalah putra-putra terbaik bangsa, jika sulit untuk menentukan pilihan kepada siapa akan diberikan, alangkah baiknya bagi ummat Islam melakukan istikharah dan memohon petunjuk kepada Allah SWT, agar diberikan petunjuk terbaik,” ungkap Tgk H.Munawwar Khalil Ketua Komisi A Majelis Permusyarawatan Ulama (MPU) Kota Lhokseumawe, Kamis.

  Lanjutnya, Istikharah merupakan jalan terakhir untuk mendapat petunjuk dan kepastian tentang siapa yang akan dicoblos atau diberikan suaranya. Apabila calon-calon pemimpin yang akan bersaing pada pemilu 2019 dinilai memiliki kualitas yang sama.

  Sebagaimana dikatakan olehnya, dalam memberikan pilihan dan suaranya masyarakat kepada calon yang akan dipilih, harus melihat dan memandang tentang kemaslahatan dan kemudharatan kepada ummat, bangsa dan negara. Serta perlu mempelajari tentang calon yang akan dipilih. Serta bertanya pada yang ahli jika tidak mengerti.

  “Jika setelah menilai dan menimbang bahwa semua calon baik, maka apabila sulit dalam menentukan pilihan kepada siapa suara diberikan, maka perlu beristikharah agar diberikan petunjuk terbaik kepada siapa pilihan akan dijatuhkan,” ucap Tgk. H. Munawwar Khalil.

  Lanjutnya lagi, menjelang semakin dekatnya puncak pesta demokrasi, masyarakat diimbau untuk selalu selektif mengkonsumsi informasi baik melalui media sosial dan media lainnya, agar tidak terjebak dalam kekeliruan informasi yang tidak dapat dipertangungjawabkan dan serta menghindari penyebarluasan informasi yang tidak benar dan tetap menjaga tali ukhuwah Islamiyah, ucap Tgk. H.Munawwar Khalil mengingatkan.

  Salat Istikharah adalah Shalat Sunnah yang dikerjakan untuk meminta petunjuk Allah SWT, apabila berada di antara beberapa pilihan dan merasa ragu-ragu untuk memilih atau saat akan memutuskan sesuatu hal.(anjas)